Kurma: Glukosa Alami dan Fakta Pengawetnya

  • 27 Feb 2026 14:36 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Kurma merupakan buah yang telah dikonsumsi selama ribuan tahun dan berasal dari pohon palem spesies Phoenix dactylifera. Buah ini populer di kawasan Timur Tengah dan kini digemari di berbagai negara, termasuk Indonesia. Rasanya yang manis bukan sekadar cita rasa alami, melainkan berasal dari kandungan gula sederhana yang tinggi.

Salah satu kandungan utama kurma adalah glukosa. Glukosa merupakan gula sederhana yang cepat diserap tubuh dan langsung digunakan sebagai sumber energi. Itulah sebabnya kurma kerap dianjurkan untuk dikonsumsi saat berbuka puasa karena mampu membantu mengembalikan kadar gula darah secara bertahap setelah berpuasa seharian.

Selain glukosa, kurma juga mengandung fruktosa dan serat pangan. Kandungan serat ini berperan memperlambat penyerapan gula dalam darah sehingga lonjakan gula tidak terlalu drastis. Meski demikian, konsumsi tetap perlu dibatasi, terutama bagi penderita diabetes, agar kadar gula darah tetap terkontrol.

Tak hanya kaya energi, kurma juga mengandung mineral penting seperti kalium, magnesium, dan zat besi. Kalium berfungsi menjaga keseimbangan cairan tubuh, membantu kerja otot dan saraf, serta berperan dalam menjaga tekanan darah tetap stabil. Kandungan inilah yang membuat kurma tak sekadar manis, tetapi juga bernilai gizi tinggi.

Perlu diketahui, secara alami kurma tidak mengandung kalium sorbat. Kalium sorbat merupakan bahan tambahan pangan yang digunakan sebagai pengawet untuk mencegah pertumbuhan jamur dan ragi pada produk makanan. Zat ini kerap ditemukan pada kurma kemasan atau olahan yang membutuhkan masa simpan lebih panjang.

Fungsi kalium sorbat adalah menjaga kualitas dan keamanan produk selama distribusi dan penyimpanan. Penggunaannya telah diatur dalam standar keamanan pangan dan dinilai aman selama berada dalam batas yang ditetapkan otoritas terkait. Konsumen disarankan membaca label kemasan untuk mengetahui ada atau tidaknya bahan tambahan tersebut.

Dengan demikian, kurma mengandung glukosa secara alami sebagai sumber energi cepat, sementara kalium sorbat bukan bagian alami dari buah, melainkan tambahan pada produk olahan tertentu. Memahami perbedaan ini penting agar masyarakat dapat mengonsumsi kurma secara bijak dan sesuai kebutuhan gizi harian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....