Kolaborasi Pusat dan Daerah Tekan Penderita TBC di Kabupaten Bogor

  • 26 Feb 2026 20:19 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID,Bogor- Kabupaten Bogor menjadi percontohan dalam langkah menekan dan mengeliminasi penyakit Tubercolosis (TBC). Hal itu ditunjukan saat kunjungan Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus di Puskesmas Cimandala Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor, Kamis 26 Februari 2026.

Dalam kesempatan tersebut perwakilan dari Kementrian Kesehatan dan Kementrian Dalam Negeri siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan percepatan eliminasi tuberculosis atau TBC yang jumlahnya sangat banyak. Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus menjelaskan, program makanan bergizi gratis (MBG) nantinya bisa dibagikan untuk penderita TBC.

"Ke depan penderita TBC tidak hanya dibantu pengobatan berupa obat gratis dan uang transportasi, tetapi mereka juga bisa mendapatkan MBG, untuk kecukupan gizinya hingga bisa mempercepat penyembuhan dan mencegah penularan penyakit TBC," kata Benjamin.

Tercatat sekitar 28.400 kasus TBC di Kabupaten Bogor selama 2025, dengan 95% pasien sudah dalam pengobatan. Program dan apilkasi Inisiatif seperti SI PINTAR (skrining mandiri) dan peningkatan peranan Puskesmas Cimandala, Sukaraja, juga menjadi percontohan dalam percepatan penanganan TBC.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengungkapkan, Pemkab Bogor memiliki visi misi penanganan penyakit TBC yang selaras dengan visi misi Presiden-Wapres Indonesia. "Penanganan penyakit TBC merupakan visi misi pasangan Rudy Susmanto - Ade Ruhandi dan ini tantangannya luar biasa, oleh karena itu butuh kolaborasi dengan pemerintah pusat," ujar Bupati Bogor Rudy Susmanto.

Sementara itu Wamendagri Akhmad Wiyagus menuturkan penanganan penyakit TBC tidak hanya terkolaborasi tetapi juga harus terukur dalam kebijakan publik. "Harus ada sinkronisasi kebijakan baik antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat, dalam penanganan penyakit TBC mulai dari perencanaan hingga penyerapan anggarannya," tutur mantan Kapolda Jabar itu.

Upaya penanganan TBC di Kabupaten Bogor diharapkan dapat terus ditingkatkan. Hal ini diyakini dapat berkontribusi terhadap penurunan angka TBC secara nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....