Ganti Peralatan Plastik Dapur, Kurangi Paparan Mikroplastik
- 20 Feb 2026 11:27 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Mikroplastik merupakan partikel plastik berukuran sangat kecil yang dapat masuk ke dalam makanan dan tubuh melalui penggunaan wadah atau alat dapur berbahan plastik yang rusak atau berulang kali terpapar panas. Penelitian bahkan menemukan jejak mikroplastik di jaringan otak manusia, menimbulkan kekhawatiran akan dampak jangka panjang paparan zat tersebut.
Dilansir dari laman EatingWell, Para pakar kesehatan dan gaya hidup mendorong masyarakat untuk mengganti peralatan dapur berbahan plastik dengan alternatif yang lebih aman dan non toxic. Langkah ini diyakini membantu mengurangi risiko paparan mikroplastik yang kini semakin banyak ditemukan dalam tubuh manusia
Untuk mengurangi paparan terhadap mikroplastik, artikel dari sumber internasional itu menyarankan masyarakat mulai mengganti beberapa item plastik di dapur dengan bahan yang lebih aman. Alternatif seperti wadah kaca untuk penyimpanan makanan dinilai lebih tahan lama, tidak menyerap bau maupun noda, serta tidak melepaskan partikel berbahaya.
Selain itu, penggunaan pembungkus makanan yang dapat digunakan ulang seperti bungkus berbahan lilin lebah dinilai dapat menggantikan penggunaan plastik sekali pakai. Kantong kain serat alami juga disarankan sebagai pengganti kantong plastik untuk menyimpan buah dan sayur.
Beberapa alat lain yang juga dapat diganti antara lain sedotan plastik yang bisa diganti dengan sedotan logam yang dapat dipakai berkali‑kali, serta talenan plastik yang dapat diganti dengan talenan bambu atau kayu sebagai bahan yang lebih aman dan ramah lingkungan.
Pilihan mangkuk persiapan berbahan kaca juga direkomendasikan untuk menggantikan mangkuk plastik, karena kaca lebih tahan panas dan aman saat mengolah bahan makanan. Selain itu, toples kaca serbaguna juga dapat digunakan untuk menyimpan berbagai bahan pangan di dapur maupun di pantry.
Para ahli menyatakan bahwa perubahan bertahap dan konsisten dalam mengganti peralatan dapur plastik dengan alternatif yang lebih sehat dapat menjadi salah satu langkah sederhana dalam mengurangi paparan zat berbahaya dari plastik dalam kehidupan sehari‑hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....