Sendawa Terus-Menerus, Ketahui Tanda Awal Penyakit Perlu Diwaspadai

  • 29 Okt 2025 06:36 WIB
  •  Bogor

KBRN, Bogor:Sendawa atau burping pada dasarnya adalah hal normal. Proses ini terjadi ketika tubuh melepaskan udara berlebih dari lambung melalui mulut, biasanya setelah makan atau minum. Namun, jika sendawa terjadi terus-menerus tanpa henti atau disertai gejala lain seperti perut kembung, nyeri dada, atau rasa mual, kondisi ini bisa menjadi tanda awal adanya gangguan kesehatan yang perlu diperhatikan.

Dikutip dari halodoc.com, Berikut penjelasan beberapa penyebab medis yang mungkin menjadi pemicu sendawa berlebihan:

1. Asam Lambung Naik (GERD)

Salah satu penyebab paling umum sendawa terus-menerus adalah penyakit asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). Kondisi ini terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan, menyebabkan rasa terbakar di dada (heartburn), mual, dan sering sendawa.

Udara berlebih di lambung akibat gangguan pencernaan membuat tubuh berusaha mengeluarkannya melalui sendawa. Jika tidak segera ditangani, GERD bisa menyebabkan iritasi pada dinding kerongkongan dan memperburuk gejala.

2. Dispepsia atau Gangguan Pencernaan

Sendawa berlebihan juga bisa menjadi gejala dispepsia, yaitu gangguan pencernaan yang ditandai dengan rasa tidak nyaman di bagian perut atas.

Biasanya dispepsia dipicu oleh makan terlalu cepat, konsumsi makanan berlemak, pedas, atau minuman bersoda. Selain sering sendawa, penderitanya bisa merasakan perut terasa penuh, begah, hingga mual. Mengubah pola makan dan menghindari pemicu dapat membantu meredakan gejala ini.

3. Aerophagia (Menelan Udara Berlebih)

Beberapa orang tanpa sadar sering menelan udara berlebih saat makan, minum, atau berbicara — kondisi ini disebut aerophagia.

Hal ini bisa terjadi karena makan terburu-buru, berbicara sambil makan, sering mengunyah permen karet, atau minum dengan sedotan. Udara yang masuk terlalu banyak ke lambung akan dilepaskan melalui sendawa berulang. Jika kebiasaan ini dibiarkan, dapat menyebabkan perut terasa kembung dan tidak nyaman.

4. Infeksi Lambung atau Tukak Lambung

Sendawa terus-menerus juga bisa menjadi tanda adanya infeksi bakteri Helicobacter pylori (H. pylori), yang sering menjadi penyebab utama tukak lambung.

Bakteri ini dapat merusak lapisan pelindung lambung, menyebabkan peradangan dan produksi gas berlebih. Gejalanya meliputi nyeri perut, rasa panas di ulu hati, mual, dan hilang nafsu makan. Jika sendawa disertai keluhan tersebut, penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

5. Intoleransi Makanan dan Gangguan Usus

Beberapa orang mengalami sendawa terus-menerus setelah mengonsumsi produk susu (laktosa) atau makanan tertentu yang tidak bisa dicerna sempurna.

Kondisi ini dikenal sebagai intoleransi makanan. Selain sendawa, biasanya muncul gejala lain seperti perut kembung, diare, atau sakit perut. Gangguan pada sistem pencernaan bagian bawah, seperti sindrom iritasi usus (Irritable Bowel Syndrome), juga bisa menimbulkan gejala serupa.

Sendawa sesekali adalah hal wajar. Namun, jika terjadi lebih dari 10 kali dalam satu jam, disertai nyeri dada, sesak napas, perut terasa sangat kembung, atau penurunan berat badan tanpa sebab, sebaiknya segera periksa ke dokter. Pemeriksaan lebih lanjut bisa membantu menentukan apakah sendawa disebabkan oleh gangguan ringan atau merupakan tanda awal penyakit yang lebih serius.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....