Kenali Gejala Flek Paru dari Batuk Berkepanjangan
- 15 Okt 2025 10:37 WIB
- Bogor
KBRN, Bogor : Flek paru atau tuberkulosis (TBC) merupakan salah satu penyakit menular yang masih banyak ditemukan di Indonesia. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyerang organ paru-paru, dan dapat menular melalui udara ketika penderita batuk atau bersin.
Gejala flek paru sering kali tidak disadari sejak awal karena berkembang secara perlahan. Salah satu tanda yang paling umum adalah batuk yang berlangsung lebih dari dua minggu, baik dengan maupun tanpa dahak. Selain itu, penderita biasanya mengalami penurunan berat badan, hilang nafsu makan, demam ringan terutama di malam hari, keringat malam, serta cepat lelah.
Pada tahap yang lebih lanjut, flek paru dapat menimbulkan sesak napas dan nyeri dada, bahkan terkadang disertai dahak berdarah. Gejala-gejala tersebut sering disalahartikan sebagai batuk biasa atau infeksi pernapasan ringan, sehingga banyak penderita yang terlambat mendapatkan pengobatan.
Penyakit ini dapat dideteksi melalui pemeriksaan dahak dan rontgen dada di fasilitas kesehatan. Jika terdiagnosis TBC, pengobatan harus dilakukan secara teratur selama enam bulan tanpa terputus untuk memastikan kuman benar-benar hilang dari tubuh. Pengobatan TBC tersedia secara gratis di seluruh puskesmas di Indonesia.
Pencegahan flek paru dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan, memastikan ventilasi rumah baik, menghindari paparan asap rokok, serta menjaga daya tahan tubuh melalui pola makan sehat dan olahraga rutin. Selain itu, vaksin BCG yang diberikan sejak bayi juga membantu melindungi dari bentuk berat penyakit ini.
Dengan mengenali gejala dan melakukan pemeriksaan sejak dini, masyarakat dapat mencegah penularan flek paru serta membantu menurunkan angka kasus TBC di Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....