Histrionik dan Narsistik, Dua Kepribadian Berbeda

  • 25 Agt 2025 09:33 WIB
  •  Bogor

KBRN, Bogor: Kepribadian manusia memang penuh warna. Ada tipe yang hangat, ada pula yang cenderung dramatis. Dalam dunia psikologi, dikenal istilah Histrionic Personality Disorder (HPD) atau gangguan kepribadian histrionik.

Orang dengan kepribadian ini biasanya tampil penuh emosi, ekspresif, bahkan terkadang berlebihan untuk menarik perhatian orang di sekitarnya. Mereka bisa bersikap dramatis, terlalu menggoda, atau mudah berubah-ubah suasana hati.

Sebaliknya, ada juga Narcissistic Personality Disorder (NPD) atau gangguan kepribadian narsistik. Berbeda dengan histrionik yang haus perhatian lewat drama, individu dengan narsistik justru ingin dipandang unggul, dihormati, dan dikagumi. Mereka kerap merasa lebih hebat dari orang lain, sulit berempati, bahkan bisa memperlakukan orang lain dengan buruk bila tidak mendapatkan pengakuan.

Dilansir dari verywellhealth.com, menariknya, Histrionic dan Narcissistic Personality Disorder sama-sama tergolong dalam Cluster B personality disorders, yakni kelompok gangguan kepribadian yang ditandai dengan pola pikir impulsif, reaksi emosional ekstrem, serta perilaku yang tidak stabil. Meski begitu, keduanya tetap memiliki perbedaan yang jelas.

Persamaan HPD dan NPD

Beberapa titik temu di antara keduanya adalah:

  • Sama-sama mencari perhatian, hanya saja NPD fokus pada pengakuan superioritas, sementara HPD mengejar validasi melalui drama emosional.
  • Cenderung berpusat pada diri sendiri, walaupun bentuknya berbeda. HPD sering terobsesi dengan penampilan dan ingin selalu menjadi pusat perhatian, sedangkan NPD lebih menonjolkan arogansi dan rasa berhak.
  • Mengalami kesulitan dalam relasi sosial. NPD sering mengeksploitasi orang lain, sementara HPD mudah tersinggung dan menyalahkan orang lain saat dikritik.
  • Kesulitan mengendalikan emosi. NPD bisa meledak dalam amarah bila harga dirinya digugat, sedangkan HPD bisa berubah suasana hati dengan cepat sehingga tampak tidak tulus.

Perbedaan HPD dan NPD

Meskipun sama-sama berhubungan dengan perilaku mencari perhatian, cara mereka mengekspresikan diri sangat berbeda:

  • HPD: Menampilkan sikap dramatis, emosional berlebihan, mudah dipengaruhi, dan kadang terlalu menggoda atau provokatif. Mereka cenderung ingin disukai semua orang.
  • NPD: Menuntut perlakuan istimewa, merasa diri superior, sulit berempati, dan bisa marah besar bila tidak dihargai sesuai keinginannya. Mereka lebih fokus pada dominasi daripada diterima.

Saat Mereka Diabaikan

Respon ketika diabaikan pun berbeda. Orang dengan HPD bisa meningkatkan dramatisasi emosinya demi kembali mendapat perhatian. Sementara mereka dengan NPD bisa bereaksi dengan ledakan marah, agresi, atau manipulasi untuk memaksa orang lain kembali memberikan validasi.

Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

  • HPD: Bisa tiba-tiba menangis berlebihan atau bertindak teatrikal bila merasa tidak diperhatikan. Dalam hubungan, mereka sering menjadi clingy dan takut ditinggalkan.
  • NPD: Bisa membanggakan diri secara berlebihan, menolak kritik, bahkan merendahkan orang lain agar posisinya tetap dianggap lebih tinggi. Dalam hubungan, mereka sering menuntut dan mendominasi.

Pada akhirnya, meski sama-sama berakar pada kebutuhan akan perhatian, HPD dan NPD menampilkan wajah yang sangat berbeda. Memahami perbedaan keduanya penting agar kita bisa lebih bijak dalam menanggapi orang-orang dengan kepribadian ini, baik dalam kehidupan sosial, pertemanan, maupun hubungan personal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....