Kenali Bahaya Kekurangan Mineral Dalam Tubuh

  • 25 Jul 2025 18:15 WIB
  •  Bogor

KBRN, Bogor: Mineral adalah zat gizi mikro yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah kecil, namun memiliki peran besar dalam menjaga berbagai fungsi vital. Dari pembentukan tulang, pengaturan detak jantung, hingga produksi hormon, semuanya bergantung pada mineral.

Sayangnya, banyak orang tidak menyadari ketika tubuh mulai kekurangan mineral, dan dampaknya bisa berbahaya jika dibiarkan terus-menerus. Mineral terbagi menjadi dua kategori:

1. Makromineral: seperti kalsium, magnesium, natrium, kalium, fosfor, dan klorida. Dibutuhkan dalam jumlah lebih banyak.

2. Mikromineral (trace minerals): seperti zat besi, seng, yodium, tembaga, selenium, dan mangan. Dibutuhkan dalam jumlah kecil, tapi tetap sangat penting.

Berikut beberapa gejala umum kekurangan mineral dalam tubuh:

1. Sering lelah dan lemas (kekurangan zat besi, magnesium)

2. Kram otot dan kesemutan (kekurangan kalium atau kalsium)

3. Tulang rapuh atau nyeri sendi (kekurangan kalsium atau fosfor)

4. Gangguan irama jantung (kekurangan magnesium atau kalium)

5. Kulit kering dan rambut rontok (kekurangan zinc)

6. Kesulitan konsentrasi atau depresi ringan (kekurangan zat besi, magnesium)

Jika tidak segera ditangani, kekurangan mineral dapat memicu kondisi serius, antara lain:

1. Anemia. Kekurangan zat besi atau tembaga dapat menghambat produksi hemoglobin, menyebabkan anemia dengan gejala lemah, pucat, dan pusing.

2. Osteoporosis. Kekurangan kalsium, fosfor, dan vitamin D menyebabkan penurunan kepadatan tulang dan meningkatkan risiko patah tulang.

3. Gangguan Saraf dan Otot. Kekurangan magnesium dan kalium dapat menyebabkan kejang otot, aritmia jantung, hingga gangguan neurologis.

4. Gangguan Tiroid. Kekurangan yodium memicu pembesaran kelenjar tiroid (gondok) dan gangguan metabolisme.

Mineral adalah kunci dari banyak fungsi tubuh yang mungkin kita anggap sepele. Kekurangan mineral bukan hanya menyebabkan rasa lelah atau pegal, tapi juga bisa berdampak pada kesehatan jangka panjang. Menjaga pola makan bergizi dan mengenali gejala sejak dini adalah langkah awal untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bertenaga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....