Prof. Dr. Taufik Kembangkan DC House untuk Listrik Pedesaan
- 13 Agt 2026 15:42 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Prof. Dr. Taufik mengembangkan konsep DC House berbasis arus searah.
- Sistem DC dapat dikombinasikan dengan energi terbarukan dan baterai.
RRI.CO.ID, Bogor - Profesor Dr. Taufik, guru besar Departemen Teknik Elektro California Polytechnic State University (Cal Poly), Amerika Serikat, mengembangkan teknologi DC House sebagai alternatif penyediaan listrik bagi masyarakat di wilayah yang belum terjangkau jaringan listrik konvensional. Teknologi ini memanfaatkan listrik arus searah atau Direct Current (DC) yang dapat dipadukan dengan sumber energi terbarukan dan sistem penyimpanan baterai.
Dilansir dari laman resmi Cal Poly, proyek DC House dikembangkan untuk mendukung elektrifikasi wilayah pedesaan off-grid melalui pemanfaatan satu atau beberapa sumber energi terbarukan berskala kecil. Energi yang dihasilkan kemudian dapat disimpan dalam baterai dan disalurkan menggunakan sistem distribusi listrik DC.
Prof. Taufik yang juga menjabat sebagai Direktur Electric Power Institute Cal Poly memiliki keahlian di bidang elektronika daya, sistem tenaga, elektrifikasi pedesaan, serta penerapan energi terbarukan. Proyek DC House yang dipimpinnya telah menghasilkan sejumlah prototipe yang dikembangkan di beberapa negara, termasuk Indonesia dan Filipina.
Konsep DC House memanfaatkan berbagai sumber energi seperti panel surya, turbin angin, dan sumber energi skala kecil lainnya. Salah satu teknologi yang dikembangkan adalah Multiple Input Single Output (MISO), yang memungkinkan beberapa sumber energi berdaya kecil digabungkan menjadi satu keluaran untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah.
Sistem listrik DC dinilai memiliki potensi karena banyak perangkat elektronik yang digunakan masyarakat saat ini pada dasarnya beroperasi menggunakan arus searah. Konsep tersebut juga dikembangkan melalui pendekatan Hybrid AC/DC House, yang menggabungkan sistem arus bolak-balik dan arus searah untuk mendukung penggunaan energi yang lebih efisien.
Pengembangan DC House memiliki keterkaitan dengan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Berdasarkan laman resmi DC House Project Cal Poly, Universitas Padjadjaran, Universitas Brawijaya, serta sejumlah perguruan tinggi lainnya tercatat sebagai mitra proyek, termasuk keberadaan prototipe DC House di Jatinangor, Jawa Barat.
Melalui teknologi DC House, Prof. Dr. Taufik mengembangkan alternatif sistem kelistrikan yang dapat diterapkan di wilayah dengan keterbatasan akses jaringan listrik. Pemanfaatan energi terbarukan, baterai, dan distribusi listrik DC menjadi bagian dari upaya menghadirkan sistem elektrifikasi yang lebih fleksibel sekaligus mendorong efisiensi penggunaan energi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....