International Biodiesel Day, Mengenal Bahan Bakar Alternatif dari Sumber Terbaru

  • 10 Agt 2026 12:03 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Kebutuhan energi terus meningkat, sementara bahan bakar fosil merupakan sumber daya yang terbatas. Kondisi tersebut mendorong pengembangan bahan bakar alternatif yang dapat mengurangi ketergantungan terhadap minyak bumi.

Melansir National Today, International Biodiesel Day diperingati setiap 10 Agustus untuk mengenang karya Rudolf Diesel sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai biodiesel sebagai salah satu alternatif bahan bakar berkelanjutan.

Biodiesel menjadi salah satu bahan bakar yang dapat dibuat dari sumber nabati. Perkembangannya berkaitan dengan eksperimen Rudolf Diesel yang pada 1890 merancang mesin diesel yang dapat menggunakan berbagai jenis bahan bakar, termasuk minyak nabati.

Pengembangan bahan bakar berbasis minyak nabati terus berlanjut. Pada 1937, G. Chavanne mengembangkan metode untuk menghasilkan etil ester dari minyak sawit yang dapat digunakan sebagai pengganti bahan bakar diesel.

Ketika pasokan minyak bumi menurun pada masa Perang Dunia II, sejumlah negara mulai menggunakan biodiesel. Penggunaannya kemudian kembali berkurang setelah pasokan bahan bakar minyak pulih.

Biodiesel kembali mendapat perhatian seiring meningkatnya kebutuhan terhadap sumber energi alternatif. Bahan bakar ini dinilai memiliki potensi untuk membantu mengurangi dampak lingkungan dari penggunaan bahan bakar fosil.

Selain untuk bahan bakar kendaraan, biodiesel juga memiliki berbagai pemanfaatan lain. Biodiesel dapat digunakan sebagai bahan dalam produk seperti penghilang cat dan pelarut.

International Biodiesel Day menjadi momentum untuk mengenal perkembangan bahan bakar terbarukan sekaligus mendorong perhatian terhadap pilihan energi yang lebih berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....