Waspada Ban Gundul, Cek Arti Tanda Segitiga di Ban

  • 28 Jul 2026 11:23 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Banyak pemilik kendaraan mengabaikan simbol-simbol kecil pada dinding samping ban meskipun memiliki fungsi teknis penting untuk keselamatan.
  • Lambang segitiga berukuran kecil adalah salah satu simbol paling krusial yang dicetak di batas antara dinding dan telapak luar ban.
  • Setiap simbol pada ban memiliki peran spesifik yang berkaitan langsung dengan keselamatan dan performa kendaraan saat berkendara.

RRI.CO.ID, Bogor - Banyak pemilik kendaraan kerap mengabaikan berbagai simbol kecil pada dinding samping ban. Padahal, setiap simbol yang tertera memiliki fungsi teknis penting demi keselamatan berkendara.

Salah satu simbol yang paling krusial adalah lambang segitiga berukuran kecil. Simbol ini dicetak tepat di batas antara dinding dan telapak luar ban.

Tanda segitiga tersebut sejatinya berfungsi sebagai penunjuk posisi Tread Wear Indicator (TWI). Fitur TWI sendiri berupa benjolan karet kecil di dasar alur utama ban.

Produsen sengaja menempatkan simbol ini agar pengemudi mudah menemukan titik pemeriksaan ketebalan. Tanpa simbol petunjuk, posisi benjolan TWI sering kali sulit terlihat dari luar.

Secara teknis, benjolan TWI memiliki tinggi standar internasional sebesar 1,6 milimeter. Angka ini merupakan batas minimum ketebalan telapak ban yang masih aman digunakan.

Jika telapak ban mulai menipis hingga sejajar dengan benjolan TWI, ban wajib segera diganti. Kondisi ini menandakan daya cengkeram karet ban sudah berada di tingkat kritis.

Mengabaikan indikator TWI sangat berbahaya, terutama saat kendaraan melintasi jalanan basah. Ban yang gundul tidak mampu lagi membuang genangan air secara optimal.

Kondisi ini dapat memicu fenomena berbahaya yang dikenal dengan istilah hydroplaning. Ban akan kehilangan kontak langsung dengan permukaan jalan sehingga mobil sulit dikendalikan.

Selain itu, jarak pengereman kendaraan berban gundul juga akan menjadi jauh lebih panjang. Risiko ban meletus saat melaju pada kecepatan tinggi pun meningkat drastis.

Pemeriksaan indikator TWI ini sebaiknya dilakukan secara rutin setidaknya satu bulan sekali. Anda hanya perlu memperhatikan apakah permukaan telapak sudah menyentuh benjolan indikator.

Proses pengecekan mandiri ini sangat mudah dan tidak membutuhkan alat khusus sama sekali. Langkah sederhana ini terbukti sangat efektif untuk mencegah potensi kecelakaan di jalan.

Oleh karena itu, selalu sempatkan mengoperasikan kendaraan dengan kondisi ban yang layak pakai. Jangan pernah mengorbankan keselamatan nyawa hanya demi menunda penggantian komponen vital ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....