Lebih dari Lima Abad, Misteri Vitruvian Man Berhasil Dipecahkan

  • 21 Jul 2026 15:09 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Selama lebih dari lima abad, gambar Vitruvian Man karya Leonardo da Vinci menjadi salah satu karya paling ikonik sekaligus penuh teka-teki dalam sejarah seni dan sains. Sketsa yang menggambarkan sosok pria di dalam lingkaran dan persegi ini telah lama dipandang sebagai simbol proporsi ideal tubuh manusia. Kini, sebuah penelitian terbaru disebut berhasil mengungkap rahasia geometri yang selama ini tersembunyi di balik mahakarya tersebut.

Vitruvian Man dibuat sekitar tahun 1490 berdasarkan gagasan arsitek Romawi kuno, Vitruvius, yang meyakini bahwa tubuh manusia memiliki proporsi matematis yang sempurna. Namun, selama bertahun-tahun para ilmuwan dan sejarawan masih bertanya-tanya mengapa Leonardo memilih susunan lingkaran, persegi, serta posisi tangan dan kaki dengan ukuran yang sangat spesifik.

Dikutip dari laman National Geographic, penelitian terbaru mengungkap bahwa Leonardo kemungkinan menggunakan prinsip geometri yang sangat canggih dalam menyusun proporsi gambar tersebut. Seorang dokter gigi asal London mengemukakan bahwa kunci rahasia itu berada pada detail kecil di bagian tengah tubuh figur, yang membentuk pola geometris tertentu. Pola tersebut diyakini menghasilkan rasio yang sangat mendekati prinsip matematika yang baru diformalkan berabad-abad setelah masa hidup Leonardo.

Temuan tersebut memperkuat anggapan bahwa Leonardo memiliki pemahaman luar biasa mengenai hubungan antara anatomi manusia dan geometri. Jauh sebelum ilmu matematika modern berkembang, seniman sekaligus ilmuwan asal Italia itu telah mampu menggabungkan pengamatan terhadap tubuh manusia dengan perhitungan yang sangat presisi.

Selama ini, Vitruvian Man memang tidak hanya dipandang sebagai karya seni, tetapi juga sebagai representasi perpaduan antara seni, anatomi, arsitektur, dan ilmu pengetahuan. Melalui gambar tersebut, Leonardo menunjukkan bahwa tubuh manusia dapat dijelaskan menggunakan prinsip-prinsip matematika, sebuah gagasan yang menjadi fondasi penting dalam pemikiran Renaissance.

Leonardo da Vinci dikenal sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah karena ketertarikannya pada berbagai bidang, mulai dari seni lukis, anatomi, teknik, hingga astronomi. Catatan dan sketsa yang ditinggalkannya memperlihatkan bagaimana ia selalu menghubungkan pengamatan ilmiah dengan kreativitas artistik dalam setiap karyanya.

Meski masih memerlukan kajian lebih lanjut dari kalangan akademisi, penelitian terbaru ini memberikan sudut pandang baru mengenai proses berpikir Leonardo. Temuan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa mahakarya yang telah berusia lebih dari 500 tahun itu masih menyimpan informasi berharga yang terus menginspirasi para ilmuwan hingga saat ini.

Penemuan ini menjadi pengingat bahwa karya-karya Leonardo da Vinci bukan sekadar hasil kreativitas seni, melainkan juga bukti kecemerlangan ilmiah yang melampaui zamannya. Setelah lebih dari lima abad, Vitruvian Man kembali membuktikan bahwa perpaduan antara seni dan sains mampu menghadirkan misteri yang terus menarik untuk diungkap.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....