Mengenal Pohon Kanon Koleksi Kebun Raya Bogor

  • 15 Jul 2026 16:23 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor: Kebun Raya Bogor kembali menyita perhatian pengunjung berkat koleksi tumbuhannya yang tergolong langka dan jarang ditemui di tempat lain. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah pohon berjuluk Pohon Kanon, yang buahnya bergelantungan bulat-bulat menempel di sepanjang batang utama.

Nama ilmiah tumbuhan ini adalah Couroupita guianensis, anggota suku Lecithidaceae yang berkerabat dengan tumbuhan penghasil kayu keras tropis. Julukan "pohon kanon" muncul karena bentuk buahnya yang bulat menyerupai peluru meriam kuno, lengkap dengan permukaan berwarna cokelat kemerahan yang tampak berkarat.

Pohon Kanon di Kebun Raya Bogor (Foto : RRI/Cinde)

Jika diperhatikan dari dekat, buah-buah tersebut tumbuh bergerombol dan saling berdempetan di kulit batang pohon yang berlumut hijau. Fenomena ini dikenal dalam dunia botani sebagai kauliflori, yaitu kondisi ketika bunga dan buah tumbuh langsung dari batang, bukan dari ujung ranting seperti tumbuhan pada umumnya.

Diameter buahnya cukup besar, kurang lebih menyerupai ukuran jeruk bali yang biasa dijumpai di pasar tradisional. Meski tampilannya menggugah selera, buah ini ternyata tidak lazim dikonsumsi manusia karena rasanya yang kurang enak dan aromanya yang cukup menyengat begitu buah terbuka.

Keunikan lain dari pohon ini terletak pada bunganya yang tumbuh berkelompok membentuk rangkaian menyerupai untaian di batang pohon. kelopak bunganya berwarna cerah, memadukan gradasi jingga, kuning, putih, hingga merah muda yang membuatnya tampak mencolok di antara rimbunnya dedaunan hijau.

Bagian tengah bunga dihiasi oleh untaian benang sari yang lembut dan rapat, memberi kesan seperti mahkota kecil di tengah kelopak. Kombinasi warna dan bentuk inilah yang membuat bunga pohon kanon kerap dianggap memiliki nilai estetika sekaligus makna simbolis tersendiri.

Di beberapa negara, khususnya India, pohon ini bukan hanya tanaman hias biasa. Masyarakat Hindu di sana kerap menanamnya di sekitar area kuil karena bentuk bunganya dipercaya menyerupai sosok naga berkerudung yang dikaitkan dengan Dewa siwa dalam ajaran kepercayaan mereka.

Bunga dari pohon ini bahkan digunakan sebagai bagian dari ritual doa dan persembahan dalam tradisi Hindu. Tidak hanya itu, umat Buddha di Sri Lanka juga turut menjadikan bunga pohon kanon sebagai elemen penting dalam berbagai upacara keagamaan mereka.

Asal-usul tumbuhan ini sendiri dapat ditelusuri hingga ke kawasan Guiana di Amerika Selatan, sebuah wilayah beriklim tropis yang menjadi habitat asli berbagai jenis tumbuhan unik. Dari sanalah pohon kanon kemudian menyebar dan dibudidayakan di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

Papan Informasi Pohon Kanon di Kebun Raya Bogor (Foto : RRI/Cinde)

Di Kebun Raya bogor, keberadaan phon kanon menajdi salah satu daya tarik edukatif bagi pengunjung yang ingin mempelajari keanekaragaman hayati secara langsung. Pengelola kebun raya turut memasang papan informasi lengkap dengan foto bunga dan buah, sehingga pengunjung dapat memahami karakteristik tumbuhan ini tanpa harus menunggu musim berbunga.

Batang pohon yang dipenuhi lumut hijau tebal turut menambah kesan alami dan sudah berumur tua pada tumbuhan ini. Kondisi tersebut meperlihatkan bahwa pohon kanon telah beradaptasi dengan baik terhadap iklim serta kelembapan khas Kota Bogor selama bertahun-tahun.

Bagi para pencinta fotografi maupun peneliti botani, pohon kanon menjadi objek yang sayang untuk dilewatkan. Perpaduan antara bentuk buah yang unik, warna bunga yang eksotis, serta nilai budaya yang melekat menjadikan tumbuhan ini lebih dari sekadar koleksi biasa.

Keberadaan pohon kanon di Kebun Raya bogor sekaligus menjadi pengingat betapa kayanya keragaman flora dunia yang dapat dipelajari dari satu titik saja. Bagi masyarakat yang berkunjung ke Bogor, menyempatkan diri melihat pohon langka ini bisa menjadi pengalaman tersendiri yang menambah wawasan sekaligus kekaguman terhadap alam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....