Microsoft Konfirmasi Bug Windows 11 yang Menguras Penyimpanan

  • 12 Jul 2026 17:21 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Microsoft konfirmasi bug penyimpanan Windows 11
  • Microsoft telah menyiapkan pembaruan untuk mengatasi bug

RRI.CO.ID, Bogor - Microsoft mengonfirmasi adanya bug pada Windows 11 yang dapat menyebabkan penggunaan ruang penyimpanan membengkak hingga mencapai 500 GB. Masalah ini ditemukan pada perangkat yang menjalankan Windows 11 versi 24H2 dan 25H2.

Bug tersebut berpotensi membuat kapasitas penyimpanan cepat penuh, terutama pada komputer yang menggunakan SSD atau hard disk berkapasitas 256 GB hingga 500 GB. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat mengganggu kinerja sistem bahkan berisiko menyebabkan kegagalan sistem ketika ruang penyimpanan habis.

Laporan mengenai bug ini sebenarnya telah muncul sejak Mei 2025. Namun, Microsoft baru mengumumkan perbaikannya pada 29 Juni 2026 dan menjadwalkan distribusi pembaruan otomatis melalui Patch Tuesday pada 14 Juli 2026.

Microsoft menjelaskan bahwa penyebab masalah berasal dari file tersembunyi bernama CapabilityAccessManager.db-wal. File tersebut berada di folder sistem %ProgramData%\Microsoft\Windows\CapabilityAccessManager dan pada perangkat yang terdampak dapat terus bertambah ukurannya hingga mencapai ratusan gigabita.

Pengguna dapat memeriksa apakah perangkatnya terdampak dengan membuka Settings, kemudian System, lalu Storage. Selanjutnya pilih Show more categories dan lihat bagian System & reserved. Jika ukuran System files melebihi sekitar 100 GB, ada kemungkinan perangkat mengalami bug tersebut.

Untuk memastikan penyebabnya, pengguna juga dapat menggunakan aplikasi analisis ruang penyimpanan seperti WizTree. Aplikasi tersebut dapat membantu menemukan ukuran file CapabilityAccessManager.db-wal yang tidak mudah diakses melalui File Explorer.

Dilansir dari situs resmi Windows Release Health, Microsoft telah merilis pembaruan opsional KB5095093 yang dapat diunduh melalui Settings > Windows Update > Advanced Options > Optional Updates, kemudian memilih Preview Update Juni 2026. Meski demikian, Microsoft mengingatkan bahwa pembaruan tersebut juga membawa sejumlah fitur pratinjau Windows 11 yang dapat memengaruhi kompatibilitas beberapa aplikasi pihak ketiga, termasuk integrasi tertentu dengan Microsoft Office.

Microsoft juga mengimbau pengguna untuk tidak menghapus file CapabilityAccessManager.db-wal secara manual. Berdasarkan laporan sejumlah pengguna, tindakan tersebut dapat menyebabkan fitur Wi-Fi dan pengambilan tangkapan layar (screen capture) tidak berfungsi dengan baik.

Bagi pengguna yang masih memiliki ruang penyimpanan yang cukup, Microsoft menyarankan untuk menunggu pembaruan otomatis yang akan didistribusikan melalui Patch Tuesday pada 14 Juli 2026. Pembaruan tersebut diharapkan dapat memperbaiki bug tanpa perlu melakukan penanganan secara manual.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....