Kepala BPOM Sinergi dengan Kampus, Industri, dan Pemerintah Kunci Hilirisasi Riset

  • 05 Jul 2026 04:38 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Persoalan keamanan pangan menjadi isu utama dalam pelepasan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IPB University ke 49 Desa yang tersebar di seluruh Indonesia. Pelepasan 3900 mahasiswa semester 7 pada Sabtu pagi 4 Juli 2026 itupun menjadi bagian dalam praktek keilmuan di tengah masyarakat. Mulai dari pengelolaan ternak, mitigasi lingkungan, agroindustri, dan gizi masyarakat sesuai fakultas masing-masing.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. Taruna Ikrar mengungkapkan dari data WHO 1 dari 10 orang di dunia mengalami penyakit karena makanan. Yang artinya jika di turunkan di tingkat nasinal di Indonesia dari 290 juta jadi 29 juta mengalami maslaah kesehatan yang penyebanya adalah makanan.

Persoalan itupun tidak lepas dari permasalahan global dan regional bagaimana makanan tersebut di tingkat hulu hingga ke hilirnya, Dan kerugian negara yang ditimbulkan mencapai 229 Trilyun Rupiah pertahunnya.

“Kolaborasi tersebut telah diwujudkan BPOM melalui kerja sama dengan sedikitnya 187 perguruan tinggi di Indonesia serta pendampingan terhadap 923 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program SAPA UMKM,Melalui program KKN Tematik tersebut, mahasiswa diharapkan berperan sebagai Kader Keamanan Pangan yang menjadi perpanjangan tangan pemerintah dan perguruan tinggi dalam meningkatkan pengetahuan serta praktik keamanan pangan di masyarakat.” ungkap Kepala BPOM RI Taruna Ikrar.

Plh. Rektor IPB University Dr. Heti Mulyati menambahkan program KKNT tersebut meliputi lintas kampus PTNBH di Indonesia. Yang focus dalam bidang keamanan pangan dengan menerjunkan 503 mahasiswa kolaborasi gabungan dari IPB University, Universitas Hasanuddin (Unhas), dan Universitas Mataram (Unram ).

"Program tersebut merupakan bagian dari komitmen IPB University dalam meningkatkan kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan nasional. Karena itu, berbagai program pengabdian masyarakat, termasuk KKN, terus diselaraskan dengan program prioritas pemerintah agar hasil riset dan inovasi kampus dapat memberikan manfaat yang lebih luas," tambah Dr. Heti Mulyati.

Dalam KKNT tematik kali ini juga mengirimkan 200 delegasi dari IPB University ke 3 negara Asia Tenggara yakni Timor Leste, Thailand dan Malaysia. Dan menjadi KKNT Internasional yang akan berlangsung pada periode Juli hingga Agustus 2026 yang menjadi program strategis tidak hanya berskala nasional namun juga global.

Usai pelepasan mahasiswa dilanjutkan dengan kuliah umum yang dihadiri Sekretaris Utama BPOM Jayadi, Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan Elin Herlina, serta Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik Mohamad Kashuri. Sementara ikut hadir dari IPB University Pelaksana Harian (Plh.) Rektor IPB University Heti Mulyati, Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan Deni Noviana, serta Wakil Kepala Bidang Pengembangan Agromaritim dan Science Technopark Tri Prartono.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....