Robot Humanoid China Kini Punya Identitas Resmi Khusus

  • 16 Mei 2026 17:37 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan kembali menghadirkan inovasi baru dari China. Berdasarkan laporan China Daily yang di rilis Kamis, 14 Mei 2026, pemerintah dan pelaku industri robotika di Provinsi Hubei mulai menerapkan identitas digital atau semacam “KTP” khusus bagi robot humanoid guna memperkuat keamanan, penelusuran data, dan tanggung jawab hukum dalam penggunaan teknologi tersebut.

Pusat inovasi robot humanoid di Hubei mengembangkan nomor identitas unik yang terdiri atas 29 karakter kombinasi angka dan huruf Inggris. Sistem tersebut dirancang untuk menyimpan berbagai informasi penting terkait robot, mulai dari asal produsen, parameter perangkat keras, tingkat kecerdasan, hingga riwayat pemeliharaan secara real-time.

Chief Operating Officer Hubei Humanoid Robot Innovation Center, Liu Chuanhou, menjelaskan bahwa identitas digital itu memungkinkan pengawasan penuh terhadap operasional robot selama masa pemakaian. Dengan sistem tersebut, operator dapat melacak penyebab kerusakan melalui catatan log aktivitas dan riwayat pemeliharaan perangkat secara lebih cepat dan efisien.

Selain membantu proses pemeliharaan, identitas digital juga dinilai penting untuk mitigasi risiko keamanan. Sistem tersebut memungkinkan pelacakan cepat apabila terjadi insiden keselamatan, penyalahgunaan teknologi, maupun potensi kebocoran data sehingga tanggung jawab hukum dapat segera ditentukan.

Sejumlah perusahaan robotika besar di China mulai mengikuti kebijakan tersebut. Salah satunya adalah Maxnova yang telah menyelesaikan proses pengkodean dan pengarsipan produk unggulannya. Kebijakan standarisasi itu dinilai membantu perusahaan memenuhi regulasi industri sekaligus menekan biaya operasional dalam distribusi produk skala besar.

Business Director Maxnova, Liu Jieni, menilai partisipasi perusahaan dalam program identitas robot humanoid dapat memperkuat daya saing produk di pasar global. Menurutnya, sistem tersebut juga membantu memperluas pemasaran produk karena meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap keamanan teknologi robotika.

China saat ini tercatat sebagai pemimpin industri robot humanoid dunia dengan penguasaan sekitar 84,7 persen total pengiriman global atau mencapai 14.400 unit sepanjang 2025. Melalui penerapan identitas digital robot humanoid, pemerintah setempat berupaya membangun fondasi regulasi teknologi cerdas yang aman, transparan, dan terintegrasi dalam kehidupan masyarakat modern.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....