Sebelum T-Rex Berkuasa, Giganotosaurus Ternyata Pernah Mendominasi Bumi

  • 11 Mei 2026 15:22 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Selama bertahun-tahun, perdebatan tentang predator darat terbesar sepanjang sejarah Bumi terus menarik perhatian ilmuwan dan penggemar dinosaurus. Nama Tyrannosaurus rex sering dianggap sebagai penguasa mutlak dinosaurus karnivora. Namun, para ahli paleontologi mengungkap bahwa jauh sebelum T. rex berjaya, predator lain bernama Giganotosaurus justru lebih dulu mendominasi Bumi.

Giganotosaurus merupakan bagian dari kelompok carcharodontosaurus atau “kadal bergigi hiu”. Julukan itu berasal dari bentuk giginya yang tipis, tajam, dan bergerigi seperti gigi hiu. Berbeda dengan T. rex yang memiliki gigi tebal dan kuat untuk menghancurkan tulang, carcharodontosaurus lebih ahli merobek daging mangsanya.

Dikutip dari nationalgeographic, ahli paleontologi dari University of Edinburgh, Stephen Brusatte, menjelaskan bahwa meski sekilas tampak mirip, kedua predator ini memiliki gaya berburu yang berbeda. T. rex bertubuh lebih besar dan berat dengan gigitan penghancur tulang, sedangkan carcharodontosaurus memiliki tubuh lebih ramping serta leher yang lebih lincah untuk menyerang mangsa berukuran besar.

Menurut para peneliti, carcharodontosaurus kemungkinan menjadi spesialis pemburu dinosaurus berleher panjang atau sauropoda raksasa yang hidup pada periode Kapur Awal. Strategi berburu mereka disebut mirip dengan perbedaan cara berburu singa dan hyena modern yang sama-sama predator, tetapi memiliki kebiasaan makan berbeda.

Fosil tertua carcharodontosaurus ditemukan di Rumania tenggara berupa gigi berusia lebih dari 132 juta tahun. Sementara di Mongolia, fosil predator besar yang sempat membingungkan ilmuwan akhirnya diidentifikasi pada 2009 sebagai spesies carcharodontosaurus kuno bernama Shaochilong.

Penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa kelompok predator bergigi hiu ini pernah mendominasi hampir seluruh dunia, termasuk Amerika Utara, jauh sebelum T. rex berkembang menjadi predator raksasa. Pada masa itu, nenek moyang T. rex masih berukuran kecil dan hidup di bawah bayang-bayang predator lain yang lebih besar.

Para ilmuwan menduga dominasi carcharodontosaurus bahkan menghambat evolusi tyrannosaurus menjadi predator puncak. Setelah kelompok carcharodontosaurus mulai punah sekitar 80 juta tahun lalu, barulah T. rex berkembang pesat dan mengambil alih posisi predator teratas hingga akhir zaman dinosaurus sekitar 66 juta tahun lalu.

Meski banyak fosil telah ditemukan, para ahli paleontologi mengakui masih banyak misteri yang belum terpecahkan, termasuk alasan mengapa predator raksasa seperti Giganotosaurus dan T. rex sama-sama berhenti tumbuh di kisaran panjang sekitar 12 meter. Bagi ilmuwan, tulang-belulang purba itu masih menyimpan banyak cerita tentang persaingan predator paling mengerikan yang pernah hidup di Bumi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....