IPB University Dorong Penguatan Ekosistem Gizi dan Pangan Berkelanjutan

  • 07 Mei 2026 12:35 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Ditengah gelombang keras yang mengkritisi keberlanjutan program pemerintah Pusat Makan Bergizi Gratis (MBG). IPB University berikan seruan dalam perbaikan tata kelola program tersebut agar lebih efisien, tepat sasaran dan berdampak besar terhadap peningkatan ekonomi di wilayah, Rabu 6 Mei 2026.

Dalam seruan yang dipimpin Guru Besar Bidang Ekonomi dan Manajemen Pertanian, Prof Muhammad Firdaus mengungkapkan IPB merupakan Center of Excellence atau Pusat Unggulan Nasional dalam program MBG.

"Pemerintah saat sedang menjalankan proyek strategis nasional untuk meningkatkan sumber daya manusia salah satunya program makan bergizi gratis, dari ribuan dapur yang terdaftar, tidak semuanya memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi, di sinilah IPB hadir untuk menutup celah tersebut melalui riset pangan dan agribisnis agar program besar ini memiliki fondasi yang kokoh," jelas Prof. Firdaus

Forum Akademisi itupun menyoroti jika Kampus memiliki Tridharma Pendidikan, Namun asumsi public jika kampus mendirikan Dapur MBG tidaklah benar. Hal itu dijelaskan Prof. Illah Sailah mengatakan IPB merupakah PTNBH yang berbadan hukum dan memiliki unit terpisah menjalankan aktivitas komersial melalui PT. BLST.

"Kampus itu tempat atau wahana pendidikan, kalau kampus langsung eksekutifnya rektor warek mendirikan sppg didalam kampus nanti ada konflik dan kepentingan berbeda, yang di maksud dari kampus itu adalah kampus yang sudah diperolehkan untuk membuat badan usaha kan kami berbadan hukum PTN BH sudah punya satker satuan usaha komersial," Tambah tambah Prof. Illah.

Program MBG merupakan program nasional yang belum sempurna, IPB University siap untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), koperasi, dan kelompok tani, dalam membangun ekosistem penyediaan pangan. Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University, Bambang Juanda, mengungkapkan sekitar 62,9 persen manfaat MBG dinikmati kelompok masyarakat atas.

"Tahun lalu kan IPB punya centre of ecelent untuk program MBG , sekarang fokus ke sasaran jadi tidak semuanya diberikan MBG , Kami dari Fakultas Ekonomi sudah memberikan banyak masukan Tata Kelola MBG yang dibahas di setiap departemen di Fakultas Ekonomi , Memberikan masukan dengan kondisi anggaran yang terbatas apalagi sekarang beitu besar subsidi akibat harga minyak naik," tambah prof Bambang.

Seruan Forum Akademisi IPB dalam Program MBG mentargetkan Peningkatan Gizi Rakyat Indonesia sebagai program jangka panjang. Meningkatkan status gizi masyarakat Indonesia sebagai wahana meningkatan derajat kesehatan, kecerdasan, produktivitas kerja, dan daya saing bangsa. Dengan kapasitas yang terukur dan berdasarkan target kebutuhan yang lebih tepat sasaran.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....