Jangan Anggap Sepele! Kirim Foto Bisa Jadi Celah Pelacakan Lokasi

  • 29 Apr 2026 13:57 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • EXIF
  • Kemanan Siber
  • GPS

RRI.CO.ID, Bogor - Perkembangan teknologi yang kian semakin canggih membawa kemudahan dalam berbagi informasi, termasuk salah satunya melalui foto. Namun di balik kemudahan tersebut, ada celah yang sering tidak disadari oleh orang awam pada umumnya. Salah satunya adalah metadata foto berupa EXIF yang dapat merekam detail seperti lokasi saat gambar diambil.

EXIF atau Exchangeable Image File Format merupakan standar metadata yang digunakan pada file gambar digital. Dilansir dari Japan Electronics and Information Technology Industries Association (JEITA) sebagai organisasi yang mengembangkan standar EXIF, data ini dirancang untuk menyimpan informasi teknis terkait foto. Informasi tersebut mencakup pengaturan kamera, waktu pengambilan, hingga data lokasi berbasis GPS.

Metadata EXIF secara otomatis tersimpan setiap kali kita mengambil foto menggunakan smartphone. Data ini bisa mencakup koordinat GPS, waktu pengambilan, hingga jenis perangkat yang digunakan. Tanpa disadari, informasi ini dapat diakses oleh pihak lain ketika foto dibagikan.

Banyak orang menganggap mengirim foto hanyalah aktivitas biasa tanpa risiko. Padahal, jika foto tersebut masih menyimpan data lokasi, penerima bisa melacak keberadaan pengirim. Hal ini tentu berpotensi disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Kasus penyalahgunaan data lokasi dari foto semakin sering terjadi di era digital. Mulai dari stalking, pencurian, hingga penipuan berbasis lokasi bisa berawal dari hal sederhana ini. Oleh Sebab itu, penting bagi pengguna untuk lebih waspada sebelum membagikan foto, terutama kepada orang yang tidak dikenal.

Salah satu langkah pencegahan yang bisa dilakukan adalah menonaktifkan fitur lokasi pada kamera smartphone. Pengaturan ini biasanya terdapat pada menu privasi atau lokasi di perangkat. Dengan menonaktifkannya, foto yang dihasilkan tidak lagi menyimpan data koordinat GPS.

Selain itu, pengguna juga bisa menghapus metadata sebelum mengirim foto melalui aplikasi tertentu. Beberapa platform bahkan secara otomatis menghapus data tersebut, namun tidak semuanya melakukan hal yang sama. Dengan memahami risiko dan langkah pencegahannya, kita bisa lebih aman dalam berbagi foto di dunia digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....