Fashion Revolution Day, Dorong Industri Mode Lebih Transparan
- 23 Apr 2026 11:12 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Fashion Revolution Day diperingati setiap tahun pada 24 April di berbagai negara di dunia. Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya transparansi dan tanggung jawab dalam industri mode.
Fashion Revolution Day muncul sebagai gerakan global yang mengajak masyarakat untuk mengetahui asal-usul pakaian yang mereka gunakan. Kampanye ini juga mendorong produsen untuk lebih terbuka mengenai proses produksi dan kondisi pekerja di industri fashion.
Peringatan ini berkaitan dengan tragedi runtuhnya gedung Rana Plaza di Bangladesh pada 24 April 2013 yang menewaskan ribuan pekerja tekstil. Peristiwa tersebut menjadi salah satu bencana industri terbesar yang memicu perhatian dunia terhadap keselamatan kerja di sektor garmen.
Dilansir dari National Today, Fashion Revolution Day pertama kali diperingati setelah tragedi Rana Plaza sebagai bentuk kampanye global untuk mendorong perubahan dalam sistem produksi industri mode. Gerakan ini menuntut adanya praktik kerja yang aman, adil, dan berkelanjutan.
Selain menyoroti keselamatan pekerja, Fashion Revolution Day juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam memilih produk fashion. Konsumen didorong untuk mendukung merek yang menerapkan prinsip ramah lingkungan dan memperhatikan kesejahteraan pekerja.
Peringatan ini biasanya diisi dengan berbagai kegiatan seperti kampanye edukasi, diskusi publik, serta gerakan media sosial yang mengajak masyarakat menanyakan asal-usul pakaian mereka. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran tentang dampak sosial dan lingkungan dari industri fashion.
Momentum Fashion Revolution Day menjadi pengingat penting bagi pelaku industri dan konsumen untuk bersama-sama menciptakan sistem fashion yang lebih bertanggung jawab. Dengan keterlibatan berbagai pihak, perubahan menuju industri mode yang lebih transparan diharapkan dapat terwujud.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....