Akademisi dan Lembaga Riset Kolaborasi Selamatkan Pesisir di Selatan Bumi

  • 30 Mar 2026 14:02 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Potensi sumber daya perairan di indonesia menjadi daya tarik riset baik dari akdemisi dan Lembaga riset di selatan bumi atau global south melalui kerja sama dalam mendukung implementasi kebijakan ekonomi biru. Salah satunya melalui inisiatif pengembangan neraca sumber daya laut (NSDL) atau Ocean Accounts.

Rektor IPB University Dr. Alim Setiawan Slamet berikan apresiasi usai pembukaan kegiatan South-South Ocean Accounting Exchange (SSOAE) di IICC IPB Bogor, Senin 30 maret 2026 pagi.

"Kami IPB merasa terhormat menjadi bagian dalam program riset global yang di selenggarakan itu jadi kedepan ada framework peran pekerjaan yang menghubungan aktivitas ekonomi dan ekologi yang hadir menyediakan tidak hanya data data namun lebih terukur, IPB sudah memiliki tugas riset dan investasi di sumber daya manusia , ada 10 fellowship mahasiswa master dan doktor yang riset fokusnya mendukung ocean account," jelas Rektor IPB University, Dr. Alim Setiawan Slamet.

Lebih lanjut Rektor IPB itupun berjanji memberikan beasiswa serupa untuk akademisi asing melalui pertukaran mahasiswa dan periset berkaitan dengan sektor perairan dan kelautan secara menyeluruh.

Sementara itu, Direktur Global Ocean Accounts Partnership (GOAP) Dr. Ben Miligan menyayangkan adanya peserta yang tidak dapat mengikuti program riset tersebut dikarenakan dampak perang yang terjadi di timur tengah. Ben yang juga fellowship dari University of New South Wales Sydney Australia itupun mengungkapkan riset kepulauan dan kelautan menjadi bagian menyeluruh dalam kajian riset yang akan digulirkan nantinya.

Isu pencemaran laut dan tumpukan sampah di pesisir serta eksplorasi berlebihan yang merusak sumber daya alam di pesisir akan lebih mudah dikendalikan jika pendataan dilakukan secara akurat.

Direktur Konservasi Ekosistem Kementrian Kelautan dan Perikanan RI, M. Firdaus Agung Kunto Kurniawan menyambut baik pengembangan neraca sumber daya laut (NSDL) serta sebagai bagian dari Road to Ocean.

"Pemerintah sedang memperkuat regulasi didalam rencana revisi undang undang kelautan konservasi sumber daya ikan hal ini dilakukan ini penting untuk body frame work dan alat ukur memperkuat impelemntasi di tingkat tampak kita minta didorong neraca ocean sub level desa," tambahnya

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana pembelajaran best practices implementasi NSDL dan penguatan jejaring. Serta kerja sama antar negara Selatan-Selatan dalam menjaga konservasi dan pengembangan ekonomi di Kawasan pesisir selatan bumi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....