Kisah Pohon Jodoh Langka di Kebun Raya Bogor
- 06 Feb 2026 09:16 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Di tengah rimbunnya Kebun Raya Bogor, berdiri dua pohon tua yang menarik perhatian pengunjung. Kedua pohon ini dikenal dengan sebutan "Pohon Jodoh", sebuah nama yang lahir dari kisah sejarah dan keunikan bentuknya.
Pohon Jodoh bukanlah dua pohon sejenis, melainkan berasal dari spesies yang berbeda. Meski demikian, keduanya tumbuh berdampingan sejak ditanam pada tahun 1866 dan hingga kini tetap berdiri kokoh.
Pohon pertama merupakan Meranti Tembaga dengan nama ilmiah Shorea leprosula Miq. Di sampingnya tumbuh Ara Ratu yang memiliki nama ilmiah Ficus albipila (Miq.) King, yang juga dikenal sebagai jenis beringin.
Perbedaan jenis tersebut tidak tampak mencolok secara kasat mata. Perawakan batang dan tajuk yang relatif serupa membuat kedua pohon ini terlihat seolah berasal dari satu keluarga yang sama.
/a5kwwk3j09epvgq.jpeg)
Kemiripan inilah yang kemudian melahirkan sebutan "Pohon Jodoh" di kalangan masyarakat sekitar. Nama tersebut mencerminkan kebersamaan dua pohon yang berbeda, namun tumbuh selaras dalam satu ruang dan waktu.
Keberadaan Pohon Jodoh memiliki nilai penting dari sisi konservasi. Meranti Tembaga dan Ara Ratu termasuk jenis pohon yang kini semakin jarang ditemukan di Indonesia.
Usia kedua pohon yang telah melampaui satu setengah abad menjadikannya saksi bisu perjalanan sejarah Kebun Raya Bogor. Dari masa kolonial hingga era modern, keduanya tetap terjaga sebagai bagian dari kekayaan hayati nasional.
Selain nilai ilmiah, Pohon Jodoh juga memiliki dayat tarik budaya dan simbolis. Banyak pengunjung memaknainya sebagai lambang keharmonisan dan kebersamaan dalam perbedaan.
Melalui keberadaan Pohon Jodoh, Kebun Raya Bogor tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga pengetahuan dan refleksi. Kisah dua pohon berbeda yang tumbuh berdampingan ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keberagaman hayati Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....