IPB University Ingatkan Petani Waspadai Perubahan Cuaca
- 28 Jan 2026 16:13 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Indonesia mencapai target swasembada beras pada 2025/2026 ini. Dari data tahun 2025 tercatat produksi beras nasional mencapai 34,71 juta ton, meningkat dari tahun sebelumnya.
Keberhasilan itu menjadi kabar yang menggembirakan bagi masyarakat. Namun para ahli perlindungan tanaman mengingatkan bahwa keberhasilan ini belum sepenuhnya aman. Karena perubahan cuaca ekstrem
Karena perubahan cuaca ekstrem, hujan yang datang lebih sering, suhu hangat, dan kelembapan tinggi, kondisi tersebut sangat ideal tumbuh dan berkembangnya wereng batang cokelat dan penyakit virus kerdil padi, dua ancaman serius yang bisa menurunkan produksi bahkan memicu gagal panen.
Guru Besar Fakultas Pertanian, IPB University, Prof. Widodo, mengajak peserta melihat persoalan ini secara lebih menyeluruh. Menurutnya wereng tidak peduli batas desa atau kabupaten. Karena itu, pengendalian hanya efektif kalau dilakukan bersama-sama.
“Tanaman sehat itu bukan kebetulan. Ia lahir dari tanah yang terkelola baik, nutrisi seimbang, lingkungan yang mendukung, serta sistem budi daya yang ramah ekosistem,” ujar Prof Widodo, Rabu 28 Januari 2026.
Solusi tidak cukup berhenti pada teknik budi daya di sawah. Penyakit virus kerdil, baik tipe kerdil rumput maupun kerdil hampa, bisa menyebar cepat bila pengelolaan di lapangan lengah, terutama pada fase awal pertumbuhan tanaman.
Praktisi pengendalian hama terpadu (PHT) senior dari Lamongan, Tamim Khamimi juga mengingatkan, apabila keberhasilan menjaga produksi tidak bisa dikerjakan sendiri oleh para petani.
“Kalau satu hamparan bergerak bersama, risiko bisa ditekan. Tapi kalau jalan sendiri-sendiri, wereng akan selalu menemukan celah,” jelas Praktisi pengendali hama terpadu Khamim Ashari, SP.
Menurut Khamim, swasembada tidak akan bertahan kalau hanya berfokus pada pupuk dan pestisida. Yang harus diperkuat juga aspek manusia, kelembagaan, dan keberanian mengambil kebijakan mulai di tingkat desa hingga nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....