WhatsApp Instagram Facebook Siap Masuk Era Berbayar

  • 27 Jan 2026 21:49 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Meta Platforms sedang menyiapkan langkah besar dengan menguji layanan berbayar untuk aplikasi-aplikasi utamanya, termasuk WhatsApp, Instagram, dan Facebook. Informasi mengenai rencana ini pertama kali diberitakan TechCrunch (27 januari 2026), yang mengungkap bahwa Meta tengah merancang model subscription sebagai strategi baru memperkuat pendapatan di tengah meningkatnya biaya pengembangan kecerdasan buatan (AI).

Masih menurut TechCrunch, juru bicara Meta menyebut layanan berbayar ini akan memberikan akses ke fitur-fitur premium berbasis AI yang tidak tersedia dalam layanan gratis. Sementara itu, fungsi inti aplikasi seperti berkirim pesan, unggah foto, dan komunikasi dasar tetap dapat digunakan tanpa biaya. Perusahaan menginginkan adanya pembagian pengalaman antara pengguna umum dan pengguna tingkat lanjut yang membutuhkan fitur AI lebih kompleks.

Sumber lain dari Reuters melaporkan bahwa Meta berupaya memperluas kemampuan AI generatif bagi pelanggan berbayar, termasuk akses ke agent AI dengan performa lebih tinggi. Reuters juga menuliskan bahwa langkah ini dilakukan setelah perusahaan berinvestasi besar-besaran dalam infrastruktur AI, termasuk pusat data dan chip komputasi, demi mengejar ketatnya persaingan dengan perusahaan teknologi lainnya.

Di sisi lain, Meta baru-baru ini mengakuisisi Manus, perusahaan pengembang AI-agent asal Asia yang disebut Bloomberg sebagai salah satu akuisisi strategis terbesar Meta dalam sektor AI. Menurut Bloomberg, teknologi Manus akan menjadi bagian penting dari paket premium karena mampu menghadirkan kemampuan agent otomatis yang lebih cerdas dan responsif untuk kebutuhan kreator maupun pelaku usaha.

Pengembangan fitur berbasis AI juga mencakup layanan video pendek generatif bernama Vibes. The Verge menyebut Meta sedang mempertimbangkan skema di mana versi dasar Vibes tetap gratis, sementara fitur lanjutan seperti editing otomatis, efek AI, dan kemampuan remix hanya tersedia untuk pelanggan berbayar. Fitur ini disiapkan untuk menghadirkan pengalaman kreatif yang lebih luas bagi pengguna Instagram dan Facebook.

Meta menegaskan bahwa layanan berbayar baru ini akan berbeda dari Meta Verified, program berbayar yang selama ini memberikan lencana verifikasi dan dukungan prioritas. Dengan adanya dua jenis layanan berbayar, Meta berharap bisa menyediakan pilihan monetisasi yang lebih luas tanpa menghilangkan fleksibilitas pengguna yang memilih untuk tetap berada dalam layanan gratis.

Meta menyebut masa uji coba layanan berbayar akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan. Perusahaan berencana mengumpulkan umpan balik dari pengguna global sebelum menentukan format akhir layanan tersebut. Jika ini diterapkan sepenuhnya, model subscription Meta berpotensi menjadi transformasi terbesar dalam ekosistem WhatsApp, Instagram, dan Facebook dalam beberapa tahun terakhir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....