Trengguli, Pohon Hujan Emas Ikon Kebun Raya Bogor

  • 22 Jan 2026 09:58 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor: Kebun Raya Bogor kembali memikat perhatian pengunjung melalui koleksi pohon Trengguli atau Cassia fistula L. yang tengah menjadi primadona. Pohon yang termasuk dalam suku polong-polongan ini dikenal memiliki karakteristik pertumbuhan yang lambat namun sangat kokoh.

Trengguli dikenal pula dengan nama pohon hujan emas karena bunganya yang berwarna kuning cerah dan menggantung indah. Keindahan inilah yang membuat pohon tersebut kerap menjadi latar favorit bagi pengunjung yang beristirahat di hamparan rumput.

Pohon dengan nama ilmiah Cassia fistula ini berasal dari wilayah India bagian selatan. Di Indonesia, tanaman tersebut telah lama dibudidayakan sebagai tanaman hias sekaligus tanaman obat tradisional.

Trengguli termasuk pohon berukuran sedang dengan pertumbuhan relatif lambat. Tingginya dapat mencapai sekitar 15 meter dengan diameter batang yang cukup besar.

Di luar nilai estetikanya, Trengguli merupakan salah satu bahan baku penting dalam pembuatan jamu tradisional Jawa. Bagian polong yang sudah tua beserta bijinya sering dimanfaatkan masyarakat sebagai obat pencahar alami yang cukup efektif.

Pemanfaatan tanaman ini juga meluas hingga ke bidang medis untuk menangani penyakit dalam seperti batu ginjal dan malaria. Bahkan, bagian kulit batang serta daunnya secara turun-temurun digunakan untuk mengobati masalah kulit, patah tulang, hingga luka luar.

Selain khasiat kesehatan, pohon ini memiliki kegunaan dalam industri kerajinan melalui kulit batangnya yang kaya akan zat tertentu. Kulit batang Trengguli sering diolah sebagai bahan penyamakan kulit hewan dan sumber pewarnaan alami yang ramah lingkungan.

Di negara-negara dengan empat musim, keindahan pohon ini mencapai puncaknya pada musim semi saat pohon tidak berdaun namun penuh dengan bunga. Keberadaan Trengguli di Kebun Raya Bogor menjadi sarana edukasi yang penting bagi pengunjung untuk mengenal lebih dekat kekayaan alam tropis.

Pihak pengelola Kebun Raya Bogor terus berupaya menjaga kelestarian koleksi pohon ini sebagai bagian dari misi konservasi dan penelitian. Pengunjung pun diajak untuk tidak hanya menikmati keindahannya, tetapi juga menghargai setiap manfaat biologis yang ditawarkan oleh alam.

Melalui keberadaan trengguli, masyarakat diajak mengenal kekayaan hayati Nusantara dan dunia. Upaya pelestarian diharapkan mampu menjaga warisan alam ini untuk generasi mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....