Sumatera Alami Kehilangan Biodiversitas Tertinggi di Indonesia

  • 28 Des 2025 17:53 WIB
  •  Bogor

KBRN, Bogor : Pulau Sumatera menjaid salah satu obyek penelitian keanekaragaman hayati di Indonesia. Dari hasil penelitian yang dilakukan ternyata di pulau Suamtera terjadi tren kehilangan biodiversitas tertinggi di Indonesia.

Guru Besar Manajemen Lanskap IPB University, Prof Syartinilia mengatakan pada skenario bisnis, habitat gajah diproyeksikan menurun hingga 66 persen, sedangkan pada skenario keberlanjutan terdapat potensi peningkatan habitat sekitar 5 persen.

Hal tersebut terungkap dalam acara “LRI TALK #3 Bersama Menjaga Sumatra” dan menjadi kekhawatiran pada 2050 nanti terjadi penurunan Biodiversitas sekitar 15 persen, sementara pada skenario keberlanjutan dapat ditekan hingga sekitar 11 persen.

“Analisis pada skala meso di Pulau Sumatera menggunakan Biodiversity Intactness Index (BII) menunjukkan bahwa, berdasarkan data global periode 2017–2020, Sumatra mencatat tingkat kehilangan biodiversitas tertinggi di Indonesia,” ungkap Prof Syartinilia, Minggu (28/12/2025).

Berdasarkan hasil analisis kajian ini, Prof Syartinilia merekomendasikan berbagai aksi adaptasi. Aksi tersebut meliputi restorasi terfokus, konservasi berbasis masyarakat, pengelolaan lanskap terpadu, mitigasi ancaman langsung, serta investasi konservasi berskala besar, dengan Pulau Sumatra sebagai wilayah prioritas.

“Hasilnya menunjukkan bahwa secara nasional Indonesia masih didominasi oleh kerentanan rendah hingga sedang, meskipun terdapat wilayah dengan tingkat kerentanan tinggi,” jelas dosen Fakultas Pertanian sekaligus Sekretaris Lembaga Riset Internasional Lingkungan dan Perubahan Iklim (LRI LPI) IPB University.

Prof Syartinilia menuturkan bahwa kajian ini merupakan bagian dari analisis yang disusun IPB University untuk dokumen National Communication, khususnya pada sektor adaptasi perubahan iklim di bidang ekosistem.

Analisis dilakukan tidak hanya berbasis data historis, tetapi juga memproyeksikan kondisi ekosistem ke depan berdasarkan dinamika perubahan yang telah terjadi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....