Potensi Buah Monstera Menjadi Sumber Nutrisi Alami
- 22 Nov 2025 22:33 WIB
- Bogor
KBRN, Bogor: Tanaman monstera selama ini dikenal sebagai tanaman hias yang mempercantik sudut rumah dan menjadi latar favorit kreator konten. Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa tanaman tropis ini juga memiliki bagian lain yang menarik perhatian, yakni buahnya. Meski tidak sepopuler daunnya yang berlubang unik, buah monstera ternyata memiliki sejumlah potensi manfaat jika diolah dan dikonsumsi dengan tepat.
Dilansir dari website www.cnnindonesia.com bahwa Buah monstera khususnya Monstera deliciosa secara alami tumbuh di habitat aslinya di hutan tropis Amerika Tengah. Bentuknya memanjang dengan sisik kecil menyerupai kulit nanas. Ketika matang sempurna, buah ini memiliki aroma manis dan tekstur lembut yang kerap dibandingkan dengan perpaduan rasa pisang, nanas, dan mangga.
Buah monstera matang mengandung vitamin C, serat, dan sejumlah mineral alami yang berfungsi menyokong imunitas tubuh. Kandungan antioksidan di dalamnya juga membantu melawan radikal bebas dan mendukung kesehatan kulit. Tidak heran jika masyarakat di daerah asalnya memanfaatkan buah ini sebagai sumber energi alami.
Dengan kandungan serat yang cukup tinggi, buah monstera dapat membantu mengatur sistem pencernaan. Serat berperan penting dalam menjaga kesehatan usus dan mencegah sembelit. Jika dikonsumsi dalam jumlah yang tepat, buah ini dapat menjadi alternatif pangan bernutrisi bagi masyarakat tropis.
Buah monstera yang matang sering kali diolah menjadi selai, campuran smoothie, hingga pelengkap hidangan pencuci mulut. Rasa tropisnya yang manis dan sedikit asam membuatnya cocok dipadukan dengan berbagai bahan lain. Meski begitu, proses pematangan harus benar-benar diperhatikan karena buah yang belum matang mengandung kalsium oksalat yang bisa menimbulkan iritasi mulut.
Meski memiliki manfaat, buah monstera hanya aman dimakan setelah benar-benar matang. Pada tahap mentah, getahnya masih mengandung kristal kalsium oksalat zat yang dapat menyebabkan sensasi terbakar pada mulut, iritasi tenggorokan, hingga gangguan suara. Oleh karena itu, masyarakat harus memahami cara mengenali tingkat kematangan buah ini sebelum mencoba mengonsumsinya.
Dengan meningkatnya popularitas monstera sebagai tanaman dekoratif, keberadaan buahnya dapat menjadi nilai tambah bagi budidaya tanaman ini. Jika diolah dan dipasarkan secara tepat, buah monstera dapat membuka peluang usaha baru di bidang pangan tropis, khususnya di wilayah dengan iklim hangat seperti Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....