Teknologi Baru, Panas Tubuh Jadi Listrik!
- 16 Des 2024 16:06 WIB
- Bogor
KBRN,Bogor: Tim peneliti dari Queensland University of Technology (QUT) berhasil menciptakan terobosan teknologi termoelektrik fleksibel yang dapat mengubah panas tubuh menjadi listrik. Temuan ini berupa lapisan film tipis yang mampu menyimpan daya dari panas tubuh manusia, menawarkan alternatif berkelanjutan untuk menggantikan baterai tradisional.
Menurut Profesor Zhi-Gang Chen, perangkat termoelektrik fleksibel ini dapat dikenakan di kulit, memanfaatkan perbedaan suhu antara tubuh dan udara sekitar untuk menghasilkan listrik. Teknologi ini dapat digunakan pada perangkat elektronik berdaya rendah seperti monitor detak jantung, monitor suhu, dan sensor gerakan.
Selain itu, film termoelektrik ini memiliki potensi untuk mendinginkan chip elektronik dalam perangkat seperti smartphone dan laptop, meningkatkan efisiensi kerja perangkat tersebut. Bahkan, film ini dapat diaplikasikan pada sistem pemanas, ventilasi, dan pendingin yang dikenakan langsung di tubuh manusia.
Teknologi ini menggunakan bahan "bismut telurida," semikonduktor yang mampu mengubah panas menjadi listrik. Dengan teknik sintesis solvotermal, nanokristal dibentuk di bawah suhu dan tekanan tinggi, kemudian diproduksi menggunakan metode sablon dan sintering. Proses ini memungkinkan film termoelektrik dibuat secara hemat biaya dan dalam skala besar.
Peneliti Wenyi Chen menjelaskan bahwa teknik ini dapat diterapkan pada material lain, seperti termoelektrik berbasis perak selenida, yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan.
Teknologi ini membuka peluang besar untuk menciptakan perangkat elektronik ramah lingkungan yang mengandalkan sumber energi berkelanjutan. Dengan fleksibilitas dan efisiensi yang tinggi, film termoelektrik ini dapat merevolusi cara kita memanfaatkan energi panas tubuh.
Hasil penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal Science pada 12 Desember 2024.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....