Norwegia Lepas Raja Harald V, Ribuan Warga Beri Penghormatan Terakhir

  • 09 Sep 2026 22:07 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Raja Harald V dimakamkan dalam upacara kenegaraan setelah wafat pada 28 Agustus 2026 dalam usia 89 tahun, dengan prosesi berlangsung di Oslo.
  • Pemakaman dihadiri keluarga kerajaan dan tokoh internasional, termasuk Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Pangeran William, serta sejumlah keluarga kerajaan Eropa dan Asia.
  • Ribuan warga Norwegia memberikan penghormatan terakhir, dengan lebih dari 46.000 orang datang melihat peti jenazah Harald selama sepekan sebelum pemakaman.

RRI.CO.ID, Bogor - Norwegia menggelar pemakaman Raja Harald V pada Rabu, setelah sang raja wafat pada 28 Agustus 2026 dalam usia 89 tahun. Sosok yang dikenal sebagai figur pemersatu tersebut mendapat penghormatan terakhir dalam upacara kenegaraan yang dihadiri keluarga kerajaan, kepala negara, serta sejumlah tokoh dunia.

Mengutip AFP, prosesi yang berlangsung pada Rabu, 9 September 2026, dimulai dari Istana Kerajaan sekitar pukul 12.00 waktu setempat atau 10.00 GMT. Peti jenazah Harald ditutupi panji kerajaan Norwegia berwarna merah dan dihiasi bunga putih sebelum dibawa menggunakan kereta artileri menuju Katedral Lutheran Oslo.

Rombongan kemudian melewati jalan utama Oslo menuju lokasi upacara pemakaman. Seluruh masyarakat Norwegia juga diajak mengheningkan cipta selama satu menit ketika prosesi keagamaan dimulai pada pukul 13.00 waktu setempat.

Raja baru Haakon VIII ikut berjalan dalam prosesi bersama anggota keluarga kerajaan Norwegia dan sejumlah keluarga kerajaan dari negara lain. Ratu Sonja serta Ratu Mette-Marit mengikuti perjalanan menggunakan kendaraan karena kondisi masing-masing.

Pemakaman tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh internasional, termasuk Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Pangeran William dari Inggris. Perwakilan keluarga kerajaan Skandinavia, Spanyol, Belgia, Belanda, Jepang, serta sejumlah kepala pemerintahan juga hadir dalam acara penghormatan terakhir tersebut.

Setelah upacara keagamaan, empat jet tempur F-35 dijadwalkan melintas di atas Katedral Oslo dalam formasi missing man. Peti jenazah selanjutnya dibawa ke Kapel Kastel Akershus untuk dimakamkan di makam kerajaan bersama para leluhurnya.

Harald akan dimakamkan menggunakan sarkofagus yang diperkirakan bernilai sekitar 2 juta dolar AS. Desain sarkofagus tersebut hingga kini masih dirahasiakan oleh pihak kerajaan.

Berakhirnya prosesi pemakaman juga menjadi penanda kembalinya bendera Norwegia ke posisi penuh setelah sebelumnya dikibarkan setengah tiang sebagai tanda berkabung. Lonceng gereja di seluruh negeri kemudian akan dibunyikan selama satu jam.

Pengamanan acara dilakukan secara besar-besaran dengan melibatkan sekitar 3.000 polisi dan 3.500 personel militer. Pemerintah juga memberlakukan pembatasan khusus terhadap lalu lintas udara di sebagian besar wilayah timur Norwegia.

Harald naik takhta pada 1991 dan menjadi salah satu raja Eropa yang paling lama memimpin hingga akhir hayatnya. Meskipun menghadapi berbagai persoalan kesehatan dalam beberapa tahun terakhir, ia tetap mempertahankan perannya sebagai kepala negara dan menolak kemungkinan untuk turun takhta.

Di mata banyak warga, Harald dikenal sebagai raja yang terbuka dan mampu merepresentasikan keberagaman masyarakat Norwegia. Pandangannya mengenai masyarakat yang inklusif pernah mendapat perhatian luas melalui pidatonya pada 2016, ketika ia menekankan bahwa Norwegia terdiri dari masyarakat dengan latar belakang, keyakinan, dan kehidupan yang beragam.

Penghormatan masyarakat terhadap Harald terlihat dari banyaknya warga yang datang ke istana selama sepekan terakhir. Lebih dari 46.000 orang tercatat telah mendatangi peti jenazahnya, sementara area di depan istana dipenuhi bunga, gambar, dan lilin sebagai bentuk penghormatan.

Kepergian Harald sekaligus membuka babak baru bagi monarki Norwegia di bawah kepemimpinan Haakon VIII. Meski masa akhir pemerintahan Harald sempat diwarnai berbagai kontroversi keluarga kerajaan, dukungan masyarakat terhadap institusi monarki justru kembali menunjukkan peningkatan setelah kematiannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....