UNESCO Tetapkan Kota Pelabuhan Gdynia Polandia sebagai Warisan Dunia
- 28 Jul 2026 08:00 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Pusat Kota Gdynia di Polandia resmi masuk dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO. Pengakuan tersebut diberikan kepada kawasan modernis yang dibangun hampir sepenuhnya pada periode antara Perang Dunia I dan Perang Dunia II, bertepatan dengan peringatan 100 tahun berdirinya kota tersebut.
Mengutip Reuters, keputusan itu diambil dalam Sidang Komite Warisan Dunia UNESCO yang berlangsung di Busan, Korea Selatan, pada Senin, 27 Juli 2026. Dengan status baru ini, Gdynia bergabung dengan lebih dari 1.200 situs bersejarah dan alam dunia yang dinilai memiliki nilai universal luar biasa bagi umat manusia.
Gdynia menjadi simbol kebangkitan Polandia setelah memperoleh kembali kemerdekaannya pada 1918. Pada 1920, pemerintah Polandia memilih kawasan yang saat itu masih berupa desa nelayan kecil dengan sekitar 1.200 penduduk sebagai lokasi pembangunan pelabuhan baru untuk membuka akses negara itu ke Laut Baltik.
Dalam waktu kurang dari dua dekade, Gdynia berkembang pesat menjadi kota pelabuhan modern. Menjelang pecahnya Perang Dunia II pada 1939, jumlah penduduknya meningkat hingga sekitar 100 kali lipat seiring datangnya masyarakat dari berbagai wilayah Polandia yang mencari peluang baru.
Keunikan Gdynia terletak pada tata kota dan arsitektur modernisnya yang dibangun secara terencana dari awal. Bangunan-bangunan di pusat kota memiliki ciri khas berupa atap datar, sudut bangunan melengkung, jendela horizontal memanjang, serta balkon yang terinspirasi dari bentuk kapal laut, mencerminkan identitas maritim kota tersebut.
Menteri Kebudayaan Polandia, Marta Cienkowska, menyambut baik keputusan UNESCO. Dalam pernyataannya yang dikutip Reuters, ia menyebut penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas kota yang dibangun dengan keberanian, visi masa depan, dan keyakinan bahwa Polandia mampu menciptakan karya luar biasa.
Para sejarawan arsitektur kerap membandingkan Gdynia dengan kota-kota modernis lain seperti Tel Aviv, Rotterdam, dan Brno. Namun, berbeda dengan kota-kota tersebut yang berkembang dari kawasan lama, Gdynia dibangun hampir sepenuhnya dari nol sehingga memiliki karakter arsitektur yang lebih seragam dan menjadi salah satu contoh kota modernis paling utuh di Eropa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....