Cuaca Buruk di India Telan Puluhan Korban Jiwa dan Ratusan Ternak

  • 14 Mei 2026 20:50 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Bencana cuaca ekstrem melanda negara bagian Uttar Pradesh, India, dan menewaskan puluhan orang dalam satu hari. Angin kencang, petir, hujan deras, hingga hujan es terjadi hampir bersamaan di sejumlah wilayah.

‎Pemerintah setempat pada Kamis, 14 Mei 2026, melaporkan sedikitnya 89 orang meninggal dunia akibat cuaca buruk tersebut. Selain korban jiwa, puluhan warga lainnya juga mengalami luka-luka dan harus mendapat penanganan medis.

‎Tidak hanya manusia, cuaca ekstrem itu juga menyebabkan kerugian besar di sektor peternakan. Ratusan hewan ternak dilaporkan mati akibat terpaan badai dan sambaran petir.

‎Kerusakan rumah warga turut menjadi dampak serius dari bencana tersebut. Puluhan bangunan mengalami kerusakan akibat angin kencang dan hujan deras yang terjadi selama beberapa jam.

‎Uttar Pradesh dikenal sebagai negara bagian dengan jumlah penduduk terbesar di India. Wilayah ini memang kerap mengalami badai menjelang musim monsun, terutama saat suhu udara meningkat drastis.

‎Dalam beberapa tahun terakhir, India disebut menghadapi peningkatan frekuensi cuaca ekstrem. Badai petir dan sambaran kilat menjadi ancaman yang semakin sering memicu korban jiwa di berbagai daerah.

‎Pemerintah daerah telah bergerak untuk membantu masyarakat terdampak bencana. Bantuan keuangan disiapkan bagi keluarga korban serta warga yang rumahnya mengalami kerusakan.

‎Fenomena cuaca buruk kali ini disebut berkaitan dengan kondisi atmosfer yang tidak stabil menjelang musim hujan monsun. Para ahli juga menilai perubahan pola iklim dan kenaikan suhu turut memperbesar risiko terjadinya badai ekstrem.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....