Sukses Lepas Landas, Roket NASA Bawa Empat Astronaut ke Angkasa

  • 02 Apr 2026 23:08 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Peluncuran roket raksasa NASA pada Selasa, 1 April 2026, waktu setempat atau Rabu, 2 April 2026, pagi WIB. menandai dimulainya misi bersejarah yang membawa empat astronaut mengelilingi Bulan. Perjalanan ini menjadi misi terbang lintas Bulan berawak pertama dalam lebih dari lima dekade.

Roket berwarna oranye dan putih itu lepas landas dari Pusat Antariksa Kennedy di Florida pada sore hari waktu setempat. Dentuman peluncuran terdengar hingga jauh, disertai semburan api yang menerangi langit.

Empat astronaut yang terlibat terdiri dari tiga warga Amerika Serikat dan satu dari Kanada. Mereka mengenakan pakaian antariksa khusus saat memulai perjalanan menuju orbit Bumi.

Awak Artemis II meninggalkan gedung Operasi dan Pemeriksaan untuk menuju Kompleks Peluncuran 39B guna menaiki pesawat ruang angkasa Orion mereka di atas roket Space Launch System (SLS) milik NASA . Sebagai persiapan peluncuran mereka ke Bulan nanti hari ini. (Foto: X @nasahqphoto)
Awak Artemis II meninggalkan gedung Operasi dan Pemeriksaan untuk menuju Kompleks Peluncuran 39B guna menaiki pesawat ruang angkasa Orion mereka di atas roket Space Launch System (SLS) milik NASA. Sebagai persiapan peluncuran mereka ke Bulan hari ini Rabu, 2 April 2026. (Foto: X @nasahqphoto)

Setelah peluncuran, awak misi langsung menjalani serangkaian pemeriksaan untuk memastikan kondisi wahana tetap aman. Tahap ini penting karena kapsul Orion belum pernah digunakan untuk membawa manusia sebelumnya.

Berbagai uji coba dilakukan di orbit, termasuk simulasi manuver mendekati wahana lain. Langkah ini bertujuan menguji kesiapan sistem jika nantinya harus melakukan proses penyambungan di luar angkasa.

Meski berjalan lancar, tim NASA menemukan beberapa kendala teknis yang perlu disempurnakan. Salah satunya berkaitan dengan sistem internal wahana yang memerlukan penyesuaian lebih lanjut.

Masalah komunikasi sempat terjadi selama penerbangan, namun berhasil diatasi oleh tim di Bumi. Kondisi awak dilaporkan tetap aman dan stabil selama menjalani tahap awal misi.

Jika semua berjalan sesuai rencana, perjalanan menuju Bulan akan dilanjutkan dengan durasi sekitar tiga hari. Seluruh misi diperkirakan berlangsung selama sepuluh hari sebelum kembali ke Bumi.

Misi ini membawa sejumlah pencapaian penting, termasuk keterlibatan perempuan dan astronaut non-Amerika dalam perjalanan ke Bulan. Selain itu, jarak tempuh yang direncanakan berpotensi mencetak rekor baru dalam sejarah eksplorasi manusia.

Peluncuran ini juga menjadi bagian dari program Artemis yang menargetkan pendaratan manusia di Bulan pada 2028. Upaya tersebut sekaligus mencerminkan persaingan global dalam eksplorasi luar angkasa, khususnya dengan ambisi negara lain yang juga mengincar Bulan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....