Equal Pay Day, Simbol Ketimpangan Gaji yang Masih Terjadi
- 26 Mar 2026 09:49 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Equal Pay Day diperingati setiap tahun untuk menyoroti kesenjangan upah antara laki-laki dan perempuan. Hari ini menjadi simbol berapa lama perempuan harus bekerja lebih lama untuk mendapatkan penghasilan yang setara dengan laki-laki pada tahun sebelumnya.
Mengutip laman National Today, Equal Pay Day tidak memiliki tanggal tetap karena dihitung berdasarkan perbedaan rata-rata pendapatan tahunan. Di Amerika Serikat, peringatan ini biasanya jatuh pada awal tahun, menandakan ketimpangan yang masih terjadi di dunia kerja.
Perbedaan upah ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk jenis pekerjaan, jam kerja, hingga diskriminasi gender. Meski telah banyak upaya dilakukan, kesenjangan ini masih menjadi isu global yang belum sepenuhnya terselesaikan.
Equal Pay Day pertama kali dipopulerkan oleh National Committee on Pay Equity pada tahun 1996. Kampanye ini bertujuan meningkatkan kesadaran publik sekaligus mendorong kebijakan yang lebih adil dalam sistem pengupahan.
Hari ini juga menjadi momentum bagi berbagai organisasi dan aktivis untuk menyuarakan pentingnya transparansi gaji. Selain itu, dorongan terhadap kebijakan kesetaraan upah terus digaungkan agar perempuan mendapatkan hak yang sama.
Berbagai kegiatan seperti kampanye publik, diskusi, hingga aksi sosial dilakukan untuk mengedukasi masyarakat. Upaya ini diharapkan mampu mengurangi kesenjangan sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif.
Equal Pay Day mengingatkan bahwa kesetaraan upah bukan hanya isu perempuan, tetapi bagian dari keadilan sosial. Dengan kesadaran bersama, perubahan menuju sistem yang lebih adil diharapkan dapat terwujud.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....