Akhiri Masa Jabatan, Biden Akan Sampaikan Pidato Perpisahan

  • 13 Jan 2025 17:50 WIB
  •  Bogor

KBRN, Bogor: Presiden Joe Biden dijadwalkan untuk memberikan pidato perpisahan kepada rakyat Amerika Serikat pada Rabu, 15 Januari 2025, pukul 20.00 waktu setempat dari ruang Oval.

Pidato tersebut akan menjadi momen penting beberapa hari menjelang pelantikan Presiden terpilih Donald Trump, yang akan mengakhiri masa jabatan Biden yang penuh tantangan.

Ini bukan pertama kalinya Biden berbicara dari ruang Oval, namun kali ini pidato perpisahan tersebut akan menggambarkan perjalanan panjang pemerintahannya. Sebelumnya, Biden terakhir kali berbicara dari ruang Oval saat mengumumkan keputusan untuk tidak mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2024.

Selain pidato perpisahan di Gedung Putih, Presiden Biden juga dijadwalkan untuk memberikan pidato di Departemen Luar Negeri. Dalam pidatonya nanti, Biden akan membahas pencapaian pemerintahannya dalam memperkuat posisi Amerika Serikat di panggung global, serta kebijakan luar negeri yang diterapkan selama masa jabatannya.

Menurut seorang pejabat senior pemerintahan, pada awal masa kepresidenannya, Biden mewarisi hubungan internasional yang rapuh. “Saat kami memulai, aliansi kami berada dalam kondisi yang sangat buruk, dan kami tertinggal dalam persaingan dengan China. Pasukan militer kami masih terlibat dalam konflik terpanjang dalam sejarah Amerika, sementara dunia menghadapi pandemi global,” ujar pejabat tersebut.

Namun, di bawah kepemimpinan Biden, Amerika Serikat berhasil mengatasi tantangan besar ini. "Ketika masa jabatan Presiden Biden hampir berakhir, Amerika Serikat kini berada dalam posisi yang jauh lebih baik. Kami telah memberikan hasil yang nyata bagi masyarakat Amerika dan dunia," tambah pejabat tersebut.

Dalam pidato perpisahannya, Biden diperkirakan akan menyoroti keberhasilan dalam memperkuat aliansi internasional yang kini berada dalam posisi yang lebih solid berkat upaya diplomatik dan kebijakan luar negeri yang tegas. Biden akan menunjukkan bagaimana Amerika Serikat telah kembali menjadi kekuatan utama dalam hubungan global, sebuah pencapaian yang menjadi landasan untuk masa depan yang lebih stabil di kancah internasional.

Dengan pidato ini, Presiden Biden akan mengakhiri masa jabatannya dengan mencatat sejumlah pencapaian signifikan, sekaligus memberikan gambaran mengenai arah kebijakan luar negeri Amerika Serikat yang akan dihadapi oleh pemerintahan berikutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....