Walikota Sukabumi Hadiri Final Duta Baca, Tekankan Pentingnya Literasi Membaca

  • 29 Agt 2026 13:09 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Sukabumi - Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki menyampaikan, bahwa literasi membaca memiliki peran penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Menurutnya, kebiasaan membaca tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta membentuk karakter.

Hal itu disampaikan saat menghadiri Gala Final Duta Baca Kota Sukabumi Tahun 2026 yang digelar Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispusipda) Kota Sukabumi, Kamis, 27 Agustus 2026 di Dispusipda Kota Sukabumi. Kegiatan tersebut menjadi puncak rangkaian pemilihan Duta Baca Kota Sukabumi Tahun 2026.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memilih figur-figur muda yang diharapkan mampu menjadi penggerak serta teladan dalam meningkatkan minat baca masyarakat Kota Sukabumi. Ayep Zaki juga mengapresiasi seluruh finalis dan pihak yang telah terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.

Para finalis sebelumnya telah mengikuti berbagai tahapan dan menunjukkan kemampuan, gagasan, serta kepedulian terhadap perkembangan budaya literasi di Kota Sukabumi. Wali Kota menegaskan bahwa keberadaan Duta Baca memiliki peran penting dalam menumbuhkan semangat membaca, terutama di kalangan generasi muda. Menurutnya, membaca memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar membaca buku atau melihat tulisan.

“Membaca harus melibatkan mata, telinga, dan hati. Seluruh hasil bacaan harus bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Membaca bukan hanya soal membaca buku, tetapi bagaimana kita juga mampu membaca masa depan,” jelas Ayep Zaki.

Ia menyampaikan bahwa budaya membaca perlu dimulai dari lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi dan terus berkembang di tengah masyarakat. Kebiasaan membaca dapat memperluas wawasan dan pengetahuan sekaligus membangun kemampuan masyarakat dalam memahami berbagai perubahan yang terjadi.

Wali Kota Ayep Zaki juga menyoroti perkembangan digitalisasi dan teknologi, termasuk pemanfaatan artificial intelligence (AI), yang semakin memudahkan masyarakat dalam mencari informasi. Namun, kemudahan tersebut tetap harus diimbangi dengan kemampuan membaca dan memahami informasi yang diperoleh.

“Teknologi bisa membantu kita mencari informasi, tetapi hasilnya tetap harus dibaca. Tidak akan menjadi ilmu pengetahuan apabila tidak dibaca dan dipahami,” tambahnya.

Ia juga berpesan kepada para finalis Duta Baca Kota Sukabumi agar tidak berhenti menjadi simbol atau sekadar menyandang gelar duta. Para duta diharapkan dapat menjadi contoh nyata bagi lingkungan sekitarnya serta aktif mengajak masyarakat untuk menjadikan membaca sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....