Saka Pramuka Kabupaten Sukabumi Siap Kampanyekan Pramuka Bersih Narkoba
- 26 Jun 2026 17:14 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Sukabumi - Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi, yang juga merupakan Sekertaris Daerah, Ade Suryaman, menyatakan pembentukan Satuan Karya (Saka) Pramuka Anti Narkoba menjadi langkah strategis dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang bersih dari penyalahgunaan narkotika. Hal tersebut disampaikan saat Pelantikan Majelis Pembimbing dan Pimpinan Saka Pramuka Anti Narkoba Tingkat Cabang Masa Bakti 2026-2031 di Jalan Ahmad Yani, Jumat, 26 Juni 2026.
Ade mengatakan, kehadiran Saka Pramuka Anti Narkoba diharapkan mampu memperkuat upaya edukasi dan sosialisasi bahaya narkotika kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Menurutnya, pencegahan penyalahgunaan narkotika tidak dapat dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) maupun kepolisian saja, namun membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.
“Melalui pembentukan Saka Pramuka Anti Narkoba, kita bisa berbuat lebih banyak untuk mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang bersih dari narkoba. Penanganan narkoba tidak mungkin dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional saja, tetapi harus melibatkan seluruh elemen masyarakat,” kata Sekda Ade Suryaman, Jumat, 26 Juni 2026.
Ade juga mengajak seluruh pengurus pramuka yang baru, untuk menyusun program kerja yang terukur, dan memperkuat sinergi dengan lintas pemangku kepentingan dalam mengampanyekan gerakan Pramuka Bersih Narkoba.
Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sukabumi, AKBP. Yuhermawa, mengatakan Pramuka merupakan mitra strategis dalam membangun karakter generasi muda sekaligus untuk memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, melalui Saka Pramuka Anti Narkoba akan lahir kader-kader pelopor yang mampu menjadi agen perubahan, pendidik sebaya, serta teladan dalam menyebarluaskan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
“Dengan amanah yang telah diemban, mari membina generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki keberanian untuk mengatakan tidak terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika," katanya.
Ia menambahkan, menyongsong Indonesia Emas 2045, investasi terbaik adalah melindungi anak dan generasi muda dari ancaman narkotika melalui edukasi, kolaborasi, serta pencegahan sejak dini.
"Momentum pelantikan ini harus menjadi awal penguatan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, produktif, dan bebas narkoba demi masa depan generasi penerus bangsa," tutup AKBP. Yuhermawa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....