Aksi Cepat Wali Kota Sukabumi ke Kementerian LHK
- 27 Nov 2025 20:03 WIB
- Bogor
KBRN, Sukabumi : Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, melakukan pertemuan strategis dengan Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, pada Kamis (27/11)/2025) di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Jakarta. Pertemuan ini bertujuan mendorong percepatan penanganan persoalan kebersihan dan pengelolaan sampah di Kota Sukabumi.
Dalam keterangannya usai pertemuan, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengungkapkan bahwa kunjungannya menghasilkan komitmen penting dari pemerintah pusat terkait dukungan penanganan sampah. Hal ini didasari kondisi nilai kebersihan kota yang masih rendah.
“Alhamdulillah baru saja selesai bertemu dengan Menteri Lingkungan Hidup. Beliau akan mendukung Kota Sukabumi untuk menyelesaikan masalah sampah, karena nilai kebersihan kita masih rendah, yaitu 44,” ujar Wali Kota.
Ia mengakui bahwa rendahnya nilai tersebut menjadi teguran yang harus diterima dan segera diperbaiki. Pemerintah daerah berkomitmen kuat untuk meningkatkan nilai kebersihan Kota Sukabumi di atas angka 50 atau 60, sekaligus menegaskan bahwa Sukabumi tidak boleh mendapat penilaian sebagai kota yang kotor.

“Ini teguran yang harus kita terima dan kita perbaiki. Pemerintah daerah akan memperbaiki berbagai indikator kebersihan sebagai bentuk tanggung jawab untuk menjadikan Sukabumi sebagai kota yang bersih dan layak huni,” tegasnya.
Selain komitmen perbaikan nilai kebersihan, Wali Kota Ayep Zaki juga menyampaikan rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu dengan sistem Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Kota Sukabumi. Pembangunan TPS3R ini menjadi upaya memperkuat sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.
Pertemuan tersebut membuka peluang besar bagi Pemkot Sukabumi untuk memperoleh dukungan kebijakan dan anggaran dari pusat. Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan, serta memungkinkan adanya pertukaran pengetahuan dan adopsi praktik terbaik dalam manajemen sampah yang berkelanjutan.
“Alhamdulillah Pak Menteri menyatakan akan mendukung, bahkan Januari beliau akan datang langsung ke Kota Sukabumi,” tambah Ayep Zaki.
Pengelolaan sampah yang efektif dinilai penting karena berdampak langsung pada kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan, serta menjadi indikator penting dalam menilai kualitas hidup masyarakat perkotaan. Melalui program daur ulang dan pembangunan TPS3R, diharapkan akan tercipta peluang kerja dan meningkatnya kesadaran kolektif untuk mendukung pembangunan kota yang lebih sehat, indah, dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....