Wujudkam Kerjasama, Walikota Sukabumi Tanam Kedela di Gorontalo

  • 01 Nov 2025 11:39 WIB
  •  Bogor

KBRN, Sukabumi: Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, melakukan penanaman kacang kedelai bersama kelompok tani di Desa Sidoarjo, Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo, pada Jumat (31/10/2025). Aksi ini merupakan implementasi nyata dari kerja sama antardaerah yang bertujuan memperkuat sektor ekonomi dan ketahanan pangan nasional.

Kegiatan penanaman simbolis ini menjadi langkah konkret dari nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kota Sukabumi dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo yang telah disepakati sebelumnya. Wali Kota Ayep Zaki memastikan bahwa seluruh hasil panen kedelai dari lahan tersebut akan dibeli langsung oleh Pemerintah Kota Sukabumi, menjamin adanya pasar yang stabil bagi petani Gorontalo.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut tokoh nasional Rachmat Gobel, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, serta sejumlah pejabat daerah.

Dalam keterangannya, Wali Kota Ayep Zaki menekankan bahwa penanaman kedelai ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan dan membuka pasar antarwilayah.

“Saya berada di Kecamatan Tolangohula, Desa Sidoarjo, Kabupaten Gorontalo, baru saja melakukan penanaman simbolis kacang kedelai bersama Pak Rachmat Gobel dan kelompok tani di sini. Dulu, pada tahun 90-an, lahan ini pernah ditanami kedelai, dan sekarang kita hidupkan kembali dengan seratus persen hasilnya akan saya beli langsung,” ujar Ayep Zaki.

Ayep Zaki turut mengapresiasi dukungan dari Rachmat Gobel yang berkomitmen memberikan bantuan berupa peralatan dan modal untuk menyukseskan program ini. “Pak Rachmat Gobel tadi menyampaikan siap membantu dalam bentuk peralatan dan modal. Mudah-mudahan ini segera terealisasi,” tambahnya.

Selain dukungan pasar dan modal, Wali Kota Sukabumi juga memberikan arahan teknis kepada kelompok tani. Ia berpesan agar penanaman dilakukan dengan rapi dan memperhatikan jarak tanam ideal.

“Saya pesan kepada kelompok tani Desa Sidoarjo, tolong penanamannya yang rapi. Perlakuannya sama seperti menanam jagung atau padi, tidak jauh berbeda. Hanya jaraknya perlu diperhatikan, yaitu 40 x 25 sentimeter,” tutur Ayep Zaki, memberikan panduan teknis kepada para petani.

Kolaborasi nyata ini diharapkan dapat memajukan pertanian nasional. Dengan kepastian pasar dari Kota Sukabumi dan peran aktif pemerintah lintas daerah, program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani Gorontalo tetapi juga berkontribusi pada upaya mengurangi ketergantungan impor kedelai nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....