Wali Kota Sukabumi Bahas Validasi Dapodik dan Digitalisasi

  • 30 Okt 2025 08:55 WIB
  •  Bogor

KBRN, Sukabumi: Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menyatakakan bahwa sektor pendidikan menjadi prioritas utama dalam pembangunan sumber daya manusia di Kota Sukabumi. Hal tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Sekolah Dasar, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, pada Rabu (29/10/2025).

Kunjungan yang diterima langsung oleh Direktur Sekolah Dasar, Moch Salim Somad, beserta jajaran tersebut membahas dua hal penting, yaitu penguatan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan implementasi program digitalisasi pendidikan di Kota Sukabumi.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Sukabumi berkomitmen untuk memperkuat tata kelola pendidikan melalui data yang akurat dan terintegrasi.“Kami ingin menjadikan Sukabumi sebagai kota percontohan dalam tata kelola pendidikan dasar. Saat ini kami sedang memperkuat pengisian Dapodik agar seluruh data sekolah valid dan sesuai kondisi lapangan,” ujar H. Ayep Zaki.

Ia menambahkan, keakuratan data pendidikan menjadi kunci utama agar kebijakan dan bantuan dari pemerintah pusat dapat tersalurkan dengan tepat sasaran. “Kami ingin seluruh sekolah, mulai dari kondisi bangunan, akreditasi, hingga jumlah siswa, tercatat dengan benar. Masih ada sekitar 19 sekolah yang perlu perhatian khusus dalam perbaikan fasilitasnya,” ungkapnya.

Direktur Sekolah Dasar, Moch Salim Somad, mengapresiasi langkah Wali Kota Sukabumi yang turun langsung membahas validasi data pendidikan di tingkat pusat.

“Jarang ada kepala daerah yang datang langsung ke Direktorat SD untuk membahas teknis Dapodik dan kondisi riil sekolah. Ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kota Sukabumi dalam memperbaiki data dan mutu pendidikan dasar,” ujarnya.

Selain pembahasan Dapodik, dalam pertemuan tersebut juga membahas rencana rehabilitasi sekolah dengan nilai sekitar Rp12 miliar serta program digitalisasi pembelajaran. Program ini mencakup pengadaan perangkat interaktif seperti laptop, papan tulis digital, dan konten pembelajaran berbasis teknologi.

Langkah tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia, penguasaan sains dan teknologi, serta peningkatan kesejahteraan guru.

Wali Kota Sukabumi menargetkan bahwa pada tahun 2026, seluruh sekolah di Kota Sukabumi sudah terintegrasi dalam sistem digital pendidikan nasional dan tidak ada lagi sekolah yang tertinggal dalam pengisian Dapodik.

“Kami akan memastikan seluruh sekolah di Sukabumi siap menghadapi era digital dan memiliki data pendidikan yang akurat serta transparan,” tegasnya.

Pertemuan diakhiri dengan komitmen bersama antara Pemerintah Kota Sukabumi dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI untuk terus memperkuat koordinasi dalam peningkatan mutu pendidikan di daerah. Melalui langkah ini, Kota Sukabumi bertekad menjadi kota yang maju dalam data, unggul dalam pendidikan, dan siap menghadapi era digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....