B3S Film Maker Goes To Kota Sukabumi
- 23 Okt 2025 19:20 WIB
- Bogor
KBRN, Sukabumi: Program Bincang-Bincang Budaya Sinema – Filmmaker Goes to School (B3S) Kementerian Kebudayaan bekerja sama dengan Yayasan DemiFilm Indonesia (YDFI) menyambangi Kota Sukabumi pada 22-25 Oktober 2025. Bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional, program ini melibatkan sineas perempuan, Chiska Doppert, dan menyasar sekitar 1.200 pelajar madrasah aliah dan tsanawiah untuk menumbuhkan budaya menonton film nasional.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sinergi Kementerian Kebudayaan melalui Direktorat Film, Musik, dan Seni (FMS) dalam membangun ekosistem perfilman nasional yang kuat. Sebelumnya, program B3S telah dilaksanakan di sejumlah daerah, termasuk sekolah luar biasa (SLB) di Denpasar dan Gianyar, tiga kota di Yogyakarta, serta empat pondok pesantren di Bone, Sulawesi Selatan.
Di Sukabumi, B3S menyelenggarakan edukasi sinema dan motivasi bagi para siswa di empat sekolah, yakni MAN 1, MAN 2, MTsN, dan MTs Syamsul Ulum. Selain memberikan pemahaman dasar tentang pembuatan film, program ini juga secara konsisten menggaungkan imbauan #KamisKeBioskop, sebuah ajakan untuk menjadikan budaya menonton film Indonesia pada hari pertama tayang sebagai gaya hidup sejak dini.
Direktur Film, Musik, dan Seni Kementerian Kebudayaan RI, Dr. Syaifullah Agam, menjelaskan pentingnya inisiatif ini.
“Kali ini membudayakan menonton hari pertama di hari Kamis sebagai gaya hidup sejak dini. Direktorat FMS Kemenbud mendorong apresiasi animo penonton film Indonesia sejak usia pelajar agar terbentuk Positive Viewers Habits. Ini penting sebagai sebuah industri agar titik impas (Break-even Point/BEP) Industri Film Nasional tercapai. Negara ikut andil memprakondisikan kandidat penonton tidak hanya cerdas berdasar kategori tontonan, tetapi juga menonton film nasional menjadi budaya," jelas Dr. Syaifullah Agam pada Rabu (22/10/2025) yang bertepatan dengan Hari Santri Nasional.
Ia menambahkan, budaya sinema nasional yang kuat, layaknya di negara maju seperti India, Korea Selatan, Thailand, atau Filipina, akan menumbuhkan rasa kepemilikan (sense of belonging) masyarakat terhadap film-film nasional.
“Menonton Film Nasional di Hari Pertama adalah Utama tiap hari KAMIS. Negara hadir menciptakan kultur tersebut sebagai sebuah pembiasaan, begitulah yang akan terjadi di empat sekolah Sukabumi bertajuk 'Santri Masuk Bioskop' pas momentumnya di Hari Santri Nasional tiap tanggal 22 Oktober," ujarnya.
Sineas Chiska Doppert, yang hadir sebagai narasumber, menyuarakan antusiasmenya.
"Para pelajar saatnya menerima praktik tidak hanya teori tentang bagaimana film itu dibuat langsung dari sutradaranya sehingga tidak saja menginspirasi, tetapi juga menjadi pengalaman seru," ujar Chiska Doppert, yang baru saja menyelesaikan film terbarunya berjudul Maju Serem Mundur Horor.

Sementara itu, Kepala Sekolah MTsN Kota Sukabumi, Ernawati, menyambut baik program ini saat mengikuti gelar wicara (talk show) di Radio Swara Perintis 93,1 FM pada Rabu (22/10/2025). Menurutnya, momentum Hari Santri Nasional sangat strategis karena pelajar aliah dan tsanawiah cenderung lebih menyukai visual daripada membaca.
“Pelajar Aliyah dan Tsanawiyah pas momentum Hari Santri Nasional strategis diajak masuk bioskop dalam sinema inklusi – Film Indonesia untuk semua," tuturnya dengan sumringah.
Puncak kegiatan B3S – Filmmaker Goes to School di Sukabumi akan ditutup dengan acara nonton bareng (nobar) film Pengin Hijrah produksi MBK Production di bioskop Sam's Studios Kota Sukabumi. Nobar ini akan dihadiri oleh produser Avesina Soebli dan dua pemeran, Nadzirah Shafa dan Iqbal Sulaiman. Kegiatan nobar ini merupakan bagian dari strategi Kementerian Kebudayaan RI dalam mempromosikan film nasional dan mendukung pencapaian angka penonton.
Sejumlah sineas, penulis, dan produser dari warga Demi Film Indonesia (dFl), termasuk Benni Setiawan, Erwin Arnada, Jeihan Angga, John de Rantau, Aditya Gumay, dan banyak lagi, telah terlibat dalam program yang berlangsung sejak tahun 2022 ini untuk membagikan pengalaman dan memberikan motivasi kepada para pelajar.
Acara ini juga didukung oleh OT Grup, yang turut membagikan produknya sebagai pendamping saat nonton film dan bincang-bincang sinema di sekolah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....