Ketua DPRD Kota Bogor: Listening Skill Dinilai Penting dalam Kepemimpinan
- 10 Mei 2026 20:34 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Kepemimpinan tidak hanya diukur dari kemampuan berbicara di depan publik, tetapi juga dari kesediaan mendengarkan orang lain sebelum mengambil keputusan.
- dukungan tokoh publik dan praktisi sangat penting untuk memotivasi generasi muda agar terus percaya diri dalam mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan karakter positif di lingkungan kampus.
RRI.CO.ID, Bogor – Kepemimpinan tidak hanya diukur dari kemampuan berbicara di depan publik, tetapi juga dari kesediaan mendengarkan orang lain sebelum mengambil keputusan. Pesan tersebut disampaikan Ketua DPRD Kota Bogor saat memberikan pembekalan kepada mahasiswa dalam pelatihan kepemimpinan di Kampus IPB Dramaga pada Minggu, 10 Mei 2026.
Kegiatan bertajuk RESPECT H1 atau Residential Empowerment and Character Training itu berlangsung di Ruang Common Class Room (CCR) IPB University. Pelatihan diikuti mahasiswa yang tergabung dalam program Senior Resident di bawah Program Pembinaan Akademik dan Multibudaya IPB University.
Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, menekankan pentingnya kemampuan mendengarkan atau listening skill dalam membangun kepemimpinan yang efektif. Menurutnya, komunikasi bukan hanya soal menyampaikan gagasan, tetapi juga membangun kepercayaan melalui interaksi yang baik.
“Pemimpin yang baik di antaranya lahir dari kebiasaan mendengar sebelum bicara,” ujar Adityawarman Adil saat menyampaikan materi pelatihan kepemimpinan dan komunikasi efektif.
Dalam pemaparannya, ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi, kemampuan menyelesaikan konflik, serta membangun hubungan yang sehat di lingkungan organisasi. Penguasaan soft skill tersebut dinilai menjadi faktor penting yang akan menentukan keberhasilan karier maupun kualitas relasi sosial seseorang di masa depan.
Adityawarman mengaku terkesan dengan semangat mahasiswa Senior Resident yang telah memiliki tanggung jawab membina adik tingkat di lingkungan asrama IPB. Menurutnya, para mahasiswa tersebut telah menunjukkan karakter pemimpin sejak usia muda tanpa harus menunggu pengalaman panjang.
“Saya terkesan para peserta ini adalah mereka yang dipercaya membina rekan sebayanya. Mereka tidak menunggu tua untuk memimpin. Dari sekarang mereka sudah melakukannya,” kata pria yang akrab disapa Kang Adit tersebut.
Ia menambahkan dukungan tokoh publik dan praktisi sangat penting untuk memotivasi generasi muda agar terus percaya diri dalam mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan karakter positif di lingkungan kampus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....