Anggota Komisi VII DPR RI Serap Aspirasi dan Bagikan Sembako saat Reses

  • 08 Mei 2026 08:06 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, menyerap aspirasi masyarakat sekaligus membagikan 1.000 paket sembako di Kabupaten Ngawi. Kegiatan yang dihadiri ratusan warga dari berbagai kecamatan itu, menjadi ruang dialog langsung antara wakil rakyat dan masyarakat, sekaligus bentuk kepedulian nyata terhadap kondisi sosial ekonomi warga di tengah tantangan kenaikan kebutuhan hidup saat ini.

Dalam kesempatan tersebut, Novita Hardini menegaskan bahwa kehadiran anggota legislatif tidak boleh berhenti pada fungsi legislasi di ruang rapat, tetapi harus diwujudkan melalui kehadiran langsung di tengah masyarakat.

“Bagi saya, kerja politik harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Apa yang kami bahas di DPR RI harus berangkat dari kebutuhan nyata warga di lapangan,” ujarnya, Kamis, 7 Mei 2026.

Sebanyak 1.000 paket sembako disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai upaya membantu meringankan beban keluarga, khususnya kelompok rentan dan masyarakat berpenghasilan rendah.

Menurutnya, program bantuan sosial sekaligus dialog aspirasi ini menjadi bagian dari tanggung jawab moral wakil rakyat untuk memastikan kebijakan nasional tetap berpijak pada realitas kehidupan masyarakat daerah. Ia menilai stabilitas ekonomi keluarga merupakan fondasi penting dalam menjaga ketahanan sosial masyarakat. Karena itu, negara harus hadir melalui kebijakan yang melindungi daya beli rakyat.

Selain pembagian bantuan, kegiatan ini juga menjadi forum terbuka bagi warga Ngawi untuk menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari persoalan ekonomi, UMKM, lapangan kerja, hingga kebutuhan penguatan program pemberdayaan masyarakat.

Novita Hardini menyampaikan bahwa seluruh masukan masyarakat akan menjadi bahan perjuangan dalam fungsi pengawasan dan pengambilan kebijakan di tingkat DPR RI.

“Aspirasi masyarakat adalah energi utama perjuangan kami di parlemen. Dari sinilah kebijakan yang tepat bisa lahir,” tegasnya.

Kegiatan sosial dan dialog rakyat ini mencerminkan semangat politik gotong royong yang menjadi napas perjuangan dalam memastikan kehadiran negara dirasakan langsung oleh masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, Anggota DPR RI dari PDIP itu berharap hubungan antara wakil rakyat dan rakyatnya terus terjaga dan tidak boleh terputus.

“Kerja legislator itu tentang pengabdian. Ketika rakyat membutuhkan, di situlah wakil rakyat harus hadir,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....