DPRD Kabupaten Bogor Pertanyakan Pendangkalan Setu ke BBWS

  • 10 Feb 2025 17:58 WIB
  •  Bogor

KBRN, Bogor : Komisi III DPRD Kabupaten Bogor mengkonfirmasi penyebab dan dampak pendangkalan setu atau danau ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane di Jakarta.

Mereka membahas kewenangan BBWS dalam tata kelola danau terutama di wilayah Kabupaten Bogor.

“Kami di sana bukan membahas urusan bendungan, tetapi kewenangan BBWS terkait sungai dan setu. Banyak keluhan masyarakat tentang setu yang dangkal serta pengelolaan yang dinilai sepihak,” kata Anggota Komisi 3 DPRD Kabupaten Bogor H. Achmad Fathoni, Senin (10/2/2025).

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Citarum melakukan pemutakhiran data danau atau setu di wilayahnya yang masih berfungsi.

Mencakup pengukuran dan penetapan batas-batas baru termasuk penguasaan setu atas kepemilikan pribadi.

“Nanti akan keluar keputusan dan SK dari Menteri. Ini akan menjadi patokan untuk penertiban setu yang masih dikuasai pihak pribadi,” tambah Fathoni.

Selain Danau Lido di Cigombong , dampak pembangunan yang melibatkan setu atau danau juga terdapat pada proyek bendungan Cibeet -Cijurey di Timur Kabupaten Bogor (Kecamatan Sukamakmur).

Anggota Komisi 3 lainnya Beben Suhendar menyoroti jika proyek strategis nasional harus memiliki jalan khusus, termasuk penggantian jalan yang terdampak.

“Insyaallah minggu depan setelah rapat komisi badan, kami akan jadwalkan ulang pertemuan dengan BBWS Citarum. Perwakilan masyarakat dan pelaksana proyek juga akan kami undang,” tutup Beben Suhendar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....