Manasik Haji Kota Bogor, Kesehatan Jadi Prioritas
- 02 Apr 2026 20:19 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Wali Kota Bogor membuka kegiatan bimbingan manasik haji bagi calon jamaah asal Kota Bogor di Masjid Agung Kota Bogor.
- Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bogor, Indra Hermawan, menjelaskan bahwa terdapat kebijakan baru pada pelaksanaan haji tahun ini.
RRI.CO.ID, Bogor - Wali Kota Bogor membuka kegiatan bimbingan manasik haji bagi calon jamaah asal Kota Bogor di Masjid Agung Kota Bogor. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan menjelang keberangkatan jamaah dalam beberapa pekan ke depan.
Dalam sambutannya, Dedie A. Rachim menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik sejak dini. Ia mengingatkan para jamaah untuk memprioritaskan kesehatan agar dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan optimal.
"Yang pasti siapkan kesehatan. Jaga kesehatan, jangan sampai mengorbankan kesehatan untuk kegiatan yang tidak produktif, karena persiapan dan proses pelaksanaan haji ini harus dimulai dari sekarang," ujarnya, Kamis, 2 April 2026.
Pada tahun ini, sebanyak 774 jamaah asal Kota Bogor dijadwalkan berangkat menunaikan ibadah haji. Sementara jumlah pendaftar hingga tahun 2026 telah mencapai sekitar 26.000 orang.
Dedie Rachim menyebut pelaksanaan manasik tahun ini hanya dilakukan satu kali karena keterbatasan waktu. Ia berharap ke depan kuota haji dapat meningkat sehingga masa tunggu keberangkatan tidak terlalu panjang.
Ia juga mengingatkan jamaah untuk menjaga kedisiplinan, ketertiban, serta kebersihan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Selain itu, para jamaah diminta fokus beribadah dan memanfaatkan kesempatan dengan sebaik-baiknya.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bogor, Indra Hermawan, menjelaskan bahwa terdapat kebijakan baru pada pelaksanaan haji tahun ini. Setiap jamaah diwajibkan memiliki kepesertaan jaminan kesehatan yang aktif sebagai bagian dari penguatan aspek kesehatan.
"Nantinya di Bandara Madinah dan Jeddah akan ada petugas Kementerian Kesehatan Arab Saudi yang melakukan pemeriksaan secara sampel terhadap jamaah haji Indonesia, seperti penyakit jantung, ginjal, saraf, dan lainnya," kata Indra.
Ia berharap seluruh jamaah memanfaatkan manasik untuk memahami prosedur kesehatan sekaligus menjaga kondisi tubuh sebelum keberangkatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....