Biaya Haji 2025 Turun, Jemaah Mulai Berangkat Mei

  • 16 Jan 2025 08:46 WIB
  •  Bogor

KBRN,Bogor: Jemaah haji gelombang pertama untuk tahun 2025 akan diberangkatkan pada 2 hingga 16 Mei 2025, sementara gelombang kedua dijadwalkan antara 17 hingga 31 Mei 2025. Menariknya, biaya haji yang harus dibayar oleh setiap jemaah pada tahun ini mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Pemerintah bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI telah menetapkan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) untuk tahun 2025 sebesar Rp 55.431.750,78. Ini berarti, biaya yang dibayar oleh jemaah hanya mencakup sekitar 62% dari total Bipih tahun 1446 Hijriyah atau 2025 Masehi. Penurunan biaya haji ini tentunya menjadi kabar baik bagi calon jemaah, yang dapat meringankan beban finansial mereka dalam melaksanakan ibadah haji.

Penurunan biaya haji tersebut merupakan hasil dari berbagai efisiensi yang dilakukan oleh pemerintah. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief, menjelaskan bahwa salah satu alasan utama penurunan biaya ini adalah keberhasilan Kementerian Agama dalam melakukan efisiensi biaya melalui proses negosiasi dengan penyedia layanan di Arab Saudi.

Efisiensi ini mencakup berbagai komponen, seperti akomodasi hotel, konsumsi, dan layanan di Arafah-Muzdalifah-Mina (Armuzna). Bahkan, efisiensi yang dilakukan telah berhasil menghemat hingga Rp 600 miliar.

Hilman juga menyebutkan bahwa efisiensi lain tercapai berkat pembelian alat kebutuhan jemaah yang telah dipersiapkan pada tahun 2024. Oleh karena itu, pada tahun 2025, panitia haji tidak perlu lagi membeli alat yang sama, sehingga mengurangi biaya.

Selain penurunan BPIH, penggunaan Nilai Manfaat yang dialokasikan dari setoran awal jemaah juga mengalami penurunan. Rata-rata Nilai Manfaat per jemaah pada 2024 sebesar Rp 37.364.114,40, sedangkan pada 2025 ini turun menjadi Rp 33.978.508,01. Penurunan ini menjadikan biaya yang harus ditanggung oleh setiap jemaah lebih terjangkau.

"Alhamdulillah, pemerintah dan DPR memiliki semangat yang sama untuk merumuskan pembiayaan haji yang lebih terjangkau bagi masyarakat," ujar Hilman dalam pernyataan resminya.

Penurunan biaya haji ini tentu disambut positif oleh calon jemaah yang sudah menunggu kesempatan untuk melaksanakan ibadah haji. Dengan biaya yang lebih rendah, banyak masyarakat yang merasa lebih mudah untuk mewujudkan impian mereka berangkat ke Tanah Suci.

Pemerintah, melalui berbagai langkah efisiensi ini, berkomitmen untuk terus mempermudah akses masyarakat terhadap ibadah haji yang menjadi salah satu rukun Islam tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....