Polisi Turunkan Tim K9 Sisir Anjing Pemburu Liar di Jasinga

  • 12 Jun 2026 10:28 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Mabes Polri menerjunkan Polisi Satwa, pasca meninggalnya bocah sembilan tahun yang diserang oleh kawanan anjing pemburu liar di Jasinga Kabupaten Bogor, Kamis 11 juni 2026. Anjing pemburu yang dilepaskan pawang untuk mencari babi hutan, telah melukai bocah hingga meninggal dunia pada minggu 7 juni lalu di kawasan hutan di Desa Sipak Kecamatan Jasinga.

Polres Bogor pun bergerak cepat merespons keresahan warga Kecamatan Jasinga setelah terjadinya insiden gigitan anjing yang menimpa seorang anak. Bersama Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Baharkam Mabes Polri, menerjunkan tim khusus K9 guna melakukan penyisiran dan penangkapan anjing pemburu yang dilaporkan masih berkeliaran dan lepas dari pengawasan pawangnya.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto memastikan Polri hadir secara menyeluruh dalam menangani persoalan ini, baik melalui penegakan hukum maupun langkah-langkah pengamanan di lapangan.

"Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sempat khawatir setelah beredarnya informasi mengenai keberadaan belasan anjing pemburu yang berkeliaran di kawasan permukiman," jelas Kapolres Bogor AKBP Wikha, Jumat 12 Juni 2026.

Berdasarkan laporan masyarakat, terdapat sekitar 12 ekor anjing pemburu yang diketahui lepas dari pengawasan. Hingga saat ini, tim gabungan telah berhasil mengamankan empat ekor anjing. Sementara itu, beberapa ekor lainnya masih dalam proses pencarian dan pengejaran di area yang telah dipetakan oleh petugas.

"Tim gabungan yang diterjunkan terdiri atas satu regu Ditpolsatwa Baharkam Mabes Polri dengan kekuatan 10 personel dan dua ekor anjing pelacak K9 spesialis, Operasi tersebut juga mendapat dukungan satu regu personel Polres Bogor serta enam anggota dari Polsek Jasinga yang turut melakukan patroli dan penyisiran di sejumlah titik yang dianggap rawan," tambah Kapolres,

Masyarakat Desa Sipak dan sekitarnya pun diimbau untuk tetap tenang serta menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa karena petugas masih terus melakukan penyisiran di titik-titik yang dianggap berpotensi menjadi lokasi persembunyian anjing pemburu yang belum tertangkap.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....