Hari Kesaktian Pancasila Jadi Momentum Penguatan Budaya Antikorupsi
- 02 Okt 2026 02:37 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Penerapan nilai-nilai Pancasila dinilai penting untuk memperkuat budaya antikorupsi dan mewujudkan keadilan sosial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
- Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun budaya antikorupsi yang berlandaskan kejujuran, persatuan, dan keadilan sosial.
RRI.CO.ID, Bogor - Penerapan nilai-nilai Pancasila dinilai penting untuk memperkuat budaya antikorupsi dan mewujudkan keadilan sosial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal tersebut menjadi pembahasan dalam Dialog Dinamika RRI Bogor bersama Ketua Gerakan Pembumian Pancasila, Vayireh Sitohang, dan Tokoh Muda Pasundan, H. Dawax Faturahman, pada Kamis, 1 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila.
Vayireh Sitohang menekankan bahwa Pancasila harus menjadi pedoman dalam perilaku sehari-hari, termasuk dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, peringatan setiap 1 Oktober perlu diikuti tindakan nyata untuk membangun integritas, transparansi, serta tanggung jawab dalam menjalankan amanah.
“Nilai-nilai Pancasila jangan hanya dihafalkan atau diperingati secara seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata, terutama dalam menegakkan kejujuran dan keadilan,” ujar Vayireh.
Ia menjelaskan, nilai kemanusiaan dan keadilan sosial dalam Pancasila berkaitan erat dengan upaya mencegah korupsi yang dapat merugikan kepentingan masyarakat. Pengelolaan kekuasaan dan anggaran secara bertanggung jawab diperlukan agar hak masyarakat terpenuhi dan hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata.
Sementara itu, H. Dawax Faturahman menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga nilai-nilai Pancasila di tengah berbagai tantangan sosial. Ia menilai semangat persatuan dan keadilan perlu diwujudkan melalui sikap menolak korupsi, menghindari ujaran kebencian, serta meningkatkan kepedulian terhadap persoalan masyarakat.
“Generasi muda harus menjadikan Pancasila sebagai pegangan dalam bersikap, termasuk berani menolak korupsi dan menjaga persatuan di tengah perbedaan,” kata Dawax.
Ia menambahkan, pembentukan karakter yang berintegritas perlu dimulai dari lingkungan keluarga, pendidikan, hingga kehidupan bermasyarakat. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun budaya antikorupsi yang berlandaskan kejujuran, persatuan, dan keadilan sosial. Kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan generasi muda diharapkan dapat mendorong pengamalan Pancasila secara konsisten, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam penyelenggaraan negara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....