Wargi Threads Bogor Satukan Komunitas Kreatif Anak Muda
- 10 Mei 2026 21:30 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Program Obrolan Komunitas yang disiarkan Pro 2 FM RRI Bogor pada Minggu, 10 Mei 2026, menghadirkan komunitas Wargi Threads Bogor
- Komunitas Wargi Threads Bogor bermula dari ajakan sederhana di platform Threads
- Kehadiran Wargi Threads Bogor pun menjadi bukti bahwa komunitas digital dapat berkembang menjadi ruang pertemanan nyata
RRI.CO.ID, Bogor - Program Obrolan Komunitas yang disiarkan Pro 2 FM RRI Bogor pada Minggu, 10 Mei 2026, menghadirkan komunitas Wargi Threads Bogor sebagai narasumber utama. Dalam perbincangan santai tersebut, hadir empat perwakilan komunitas yaitu Koy, Ifa, Dinda, dan Yaya. Mereka membagikan cerita mengenai awal terbentuknya komunitas hingga berbagai rencana kegiatan yang sedang disiapkan untuk masyarakat Bogor.
Komunitas Wargi Threads Bogor bermula dari ajakan sederhana di platform Threads. Koy mengaku awalnya hanya iseng mengajak pengguna Threads asal Bogor untuk berkumpul dan saling mengenal secara langsung. Tidak disangka, ajakan tersebut mendapat respons positif dari banyak orang hingga akhirnya berkembang menjadi komunitas yang aktif dan memiliki ratusan anggota.
“Awalnya cuma pengen ngobrol dan ketemu warga Bogor yang aktif di Threads. Ternyata antusiasnya besar banget,” ujar Koy saat berdiaolog di Pro 2 FM RRI Bogor.
Ia menjelaskan bahwa kini anggota komunitas tersebut telah mencapai sekitar 300 orang dengan latar belakang yang beragam, mulai dari mahasiswa, pekerja kreatif, pelaku UMKM, hingga pegiat komunitas lokal.
Selain menjadi ruang pertemanan, Wargi Threads Bogor juga mulai merancang berbagai program komunitas. Salah satu yang sedang dipersiapkan adalah kegiatan berkeliling ke UMKM milik anggota komunitas untuk membantu promosi usaha mereka. Program ini diharapkan dapat menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha lokal di Kota Bogor sekaligus memperkuat hubungan antaranggota komunitas.
Ifa menyebut bahwa komunitas ini ingin tumbuh menjadi ruang yang tidak hanya aktif di media sosial, tetapi juga memberi dampak positif secara langsung.
“Kami pengen Threads bukan cuma tempat posting, tapi juga tempat saling bantu dan saling dukung,” katanya.
Sementara itu, Dinda menambahkan bahwa kegiatan sosial juga tengah dirancang sebagai agenda berikutnya.
“Ada rencana kegiatan berbagi dan sosial yang lagi kami susun pelan-pelan,” ucapnya.
Dalam obrolan tersebut, para anggota juga mengungkapkan banyak sisi positif dari penggunaan Threads. Menurut mereka, platform tersebut bukan hanya menjadi tempat berbagi informasi mengenai Bogor, tetapi juga ruang interaksi yang terasa lebih santai dan menyenangkan dibanding media sosial lain. Informasi mengenai kuliner, lalu lintas, event lokal, hingga rekomendasi tempat nongkrong sering kali menjadi topik yang ramai dibahas di komunitas tersebut.
Yaya menilai salah satu hal yang membuat komunitas mereka bertahan adalah kultur “asbun” atau asal bunyi yang justru mencairkan suasana.
“Kadang obrolannya random, tapi itu yang bikin seru dan bikin orang nyaman buat gabung,” katanya sambil tertawa.
Kehadiran Wargi Threads Bogor pun menjadi bukti bahwa komunitas digital dapat berkembang menjadi ruang pertemanan nyata yang produktif, kreatif, dan membawa dampak positif bagi anak muda di Bogor.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....