Terlalu Sering Cek HP Bisa Bikin Fokus Terganggu, Ini Alasannya
- 30 Sep 2026 10:49 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Mengecek notifikasi, membuka media sosial, lalu kembali ke pekerjaan sudah menjadi kebiasaan banyak orang. Tanpa disadari, terlalu sering berpindah perhatian seperti ini dapat membuat konsentrasi lebih mudah terpecah.
Dilansir dari Hindustan Times, Selasa, 29 September 2026, neurosurgeon Dr. Gaurav Batra menjelaskan bahwa penggunaan ponsel secara berlebihan dapat berkaitan dengan perhatian yang terfragmentasi, gangguan tidur, dan sakit kepala berulang. Menurutnya, bukan hanya lamanya waktu menatap layar yang perlu diperhatikan, tetapi juga seberapa sering ponsel menginterupsi perhatian.
Kebiasaan berpindah dari satu aktivitas ke aktivitas lain dapat terjadi ketika seseorang sedang bekerja, kemudian memeriksa notifikasi, membuka media sosial, dan kembali ke pekerjaan sebelumnya. Paparan notifikasi, video singkat, serta perubahan konten yang cepat secara terus-menerus dapat membuat konsentrasi dalam waktu lama menjadi lebih sulit.
Penggunaan ponsel pada malam hari juga dapat memengaruhi pola tidur. Cahaya layar bukan satu-satunya faktor, karena aktivitas di dalam ponsel dapat membuat otak tetap terstimulasi, menunda waktu tidur, dan mendorong kebiasaan kembali mengecek ponsel ketika terbangun.
Sebuah analisis yang dikutip Hindustan Times menemukan bahwa setiap tambahan satu jam waktu menatap layar per hari berkaitan dengan berkurangnya waktu tidur sekitar tiga hingga lima menit. Paparan layar yang lebih tinggi juga dikaitkan dengan waktu tidur yang lebih larut dan kesulitan untuk terlelap.
Keluhan lain yang dapat muncul adalah sakit kepala, meski ponsel tidak bisa dianggap sebagai satu-satunya penyebab. Sakit kepala juga dapat dipengaruhi migrain, sakit kepala tegang, gangguan penglihatan, dehidrasi, stres, dan kurang tidur.
Penggunaan layar dalam waktu lama dapat menghadirkan sejumlah pemicu, seperti mata yang terus bekerja pada jarak dekat, berkurangnya frekuensi berkedip, pantulan cahaya, posisi tubuh yang statis, serta terlalu lama menundukkan leher. Jika keluhan seperti sulit fokus, tidur terganggu, dan sakit kepala berulang berlangsung selama beberapa minggu, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan.
Salah satu langkah sederhana yang disarankan adalah mengurangi penggunaan ponsel yang tidak terlalu penting dan menghindari layar pada satu jam terakhir sebelum tidur. Jika sakit kepala semakin berat, terus memburuk, atau disertai gangguan penglihatan, kejang, kelemahan tubuh, maupun gejala saraf lainnya, pemeriksaan medis diperlukan untuk mencari penyebabnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....