Hari Bersyukur Sedunia 2026: Cukup 5 Menit, Hidup Lebih Bahagia?
- 21 Sep 2026 11:04 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Bersyukur merupakan praktik yang dikenal luas di seluruh dunia sekaligus bersifat personal, dan dapat dilakukan siapa saja untuk memperbaiki kualitas hidup. Semangat itulah yang diangkat dalam Hari Bersyukur Sedunia yang diperingati setiap tanggal 21 September.
Hari Bersyukur Sedunia menjadi pengingat untuk berhenti sejenak dan mengakui berkat serta orang-orang yang hadir dalam kehidupan. Peringatan ini mendorong masyarakat mengungkapkan rasa terima kasih secara aktif untuk membangun budaya apresiasi dan kebaikan.
Berdasarkan catatan National Today, gagasan Hari Bersyukur Sedunia lahir pada 1965 dari Sri Chinmoy, seorang pemimpin spiritual sekaligus guru meditasi. Ide itu tercetus dalam sebuah makan malam Thanksgiving di ruang meditasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), tempat Chinmoy mengusulkan adanya hari syukur secara global.
Setiap peserta makan malam tersebut berjanji menggelar acara di negara asal masing-masing setiap tahun pada hari itu. Sepanjang sisa malam, mereka membahas cara menyebarkan kabar tentang hari baru ini. Pada 1966, sejumlah negara memperingati Hari Bersyukur Sedunia untuk pertama kalinya pada 21 September, dan perayaan itu berlangsung setiap tahun hingga kini.
Pada 1977, Spiritual League, kelompok pengikut Chinmoy yang mengelola ruang meditasi di kantor pusatnya di New York, meminta agar resolusi yang mengakui Hari Bersyukur Sedunia disahkan. Perwakilan dari kantor pusat tersebut hadir dalam upacara khusus untuk menghormati Chinmoy.
Menulis jurnal tentang hal yang disyukuri selama lima menit sehari disebut dapat meningkatkan kebahagiaan secara keseluruhan sebesar 10 persen. Orang yang bersyukur juga cenderung tidak mudah iri, merasakan ragam emosi yang lebih luas, dan lebih cepat bangkit dari pengalaman sulit.
Orang yang lebih bersyukur memiliki jejaring sosial yang lebih luas, lebih banyak teman, dan hubungan yang lebih baik. Mereka yang menghargai apa yang dimiliki juga cenderung tidak mudah merasa tidak puas dan lebih peka terhadap peluang saat mengambil keputusan ekonomi, sehingga keputusan yang diambil lebih baik dan dorongan mencari kepuasan instan berkurang. Menghitung berkah setiap hari pun disebut dapat membantu menurunkan tekanan darah.
Dalam dunia ilmiah, Robert Emmons dikenal sebagai salah satu pakar terkemuka tentang rasa syukur. Ia adalah profesor psikologi di University of California, Davis, sekaligus pemimpin redaksi The Journal of Positive Psychology dan penulis buku "Thanks! How the New Science of Gratitude Can Make You Happier". Penelitiannya memajukan secara signifikan pemahaman tentang dampak rasa syukur bagi kesejahteraan dan kesehatan mental.
Untuk memperingati hari ini, masyarakat dapat menulis dan mengirim surat, kartu, atau email ucapan terima kasih kepada orang-orang penting dalam hidupnya. Isinya bisa berupa kenangan favorit bersama, hal yang dipelajari dari mereka, atau betapa berartinya sosok tersebut, tanpa perlu dituangkan dalam bahasa yang indah asalkan tulus.
Rasa terima kasih juga dapat disampaikan kepada siapa saja yang ditemui, seperti petugas pos, teknisi telepon, petugas pengangkut sampah, hingga koki dan pelayan di restoran favorit. Selain itu, seseorang dapat menuliskan sifat dan tindakan baik dirinya sebagai bentuk apresiasi terhadap diri sendiri, sekecil apa pun hal tersebut.
Pelaku usaha juga dapat ikut merayakannya. Restoran, misalnya, bisa memberikan diskon terima kasih bagi pelanggan setia atau menggelar makan siang apresiasi bagi karyawan. Toko ritel dapat mengadakan hadiah bagi pelanggan yang membagikan hal yang disyukurinya di media sosial, sedangkan bisnis jasa dapat mengirim surat terima kasih personal kepada klien.
Di media sosial, peringatan ini diramaikan dengan tagar #WorldGratitudeDay, misalnya melalui cerita visual tentang hal yang disyukuri di Instagram, ucapan terima kasih singkat di X, atau apresiasi kepada rekan kerja dan mentor di LinkedIn. Di Amerika Serikat, Hari Bersyukur Sedunia bukan hari libur federal sehingga kantor pemerintah dan sebagian besar bisnis tetap beroperasi seperti biasa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....