Rela Kurung Diri dan Turun 5 Kg, Akbar Sabet Juara 3 Peksimida!
- 31 Agt 2026 10:48 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Perjuangan keras Maulana Akbar Hendrawan membuahkan hasil manis dengan menyabet Juara 3 Monolog Peksimida Jawa Barat. Kisah inspiratif ini diungkapkannya dalam program Sore Ceria Pro 2 FM RRI Bogor bertema Panggung Karakter dan Cerita pada Rabu, 14 Januari 2026.
Pada ajang kompetisi tersebut, Akbar membawakan pertunjukan monolog berdasarkan naskah drama karya Putu Wijaya berjudul Aeng. Naskah ini menceritakan kisah pilu seorang korban salah tangkap yang harus menjalani hukuman isolasi belasan tahun di sel gelap.
Demi mendalami karakter yang kelam tersebut, mahasiswa Universitas Pakuan ini melakukan metode eksperimen pribadi yang terbilang ekstrem. Ia secara rutin mengurung diri di dalam kamar tanpa penerangan dan tanpa hiburan apapun.
"Hampir setiap malam saya mengurung diri di kamar, terus saya tiduran di lantai. Merasakan karakter itu dengan ketakutan-ketakutan yang dia bawa sendirian di dalam ruang isolasi gelap," ungkap Akbar.
Selain melakukan pendalaman emosi, ia juga memprioritaskan penampilan fisik agar sesuai dengan tuntutan peran tokoh tahanan. Akbar memaksakan diri melakukan latihan fisik khusus demi menurunkan berat badan dalam waktu singkat.
"Karena kebutuhan karakternya itu sendiri secara fisik dia kurus. Jadi akhirnya saya menurunkan berat badan kurang lebih sampai lima kilo," tuturnya menambahkan.
Proses latihan intensif dilakukannya selama satu setengah bulan bersama komunitas Teater Karung Universitas Pakuan. Jadwal latihan yang dijalani terbilang sangat padat, yaitu dimulai dari pukul dua siang hingga jam sepuluh malam.
Meski harus bersaing ketat melawan utusan dari 27 perguruan tinggi se-Jawa Barat, Akbar tampil memukau tanpa menggunakan teks contekan. Naskah yang berdurasi asli lebih dari satu jam sukses dipadatkan menjadi pertunjukan berdurasi sepuluh menit.
Usaha pantang menyerah ini terbayar tuntas saat gemuruh tepuk tangan penonton menggema sesaat setelah pertunjukan usai. Pengalaman manis tersebut membuat Akbar semakin termotivasi untuk kembali mengasah bakat seni perannya di masa mendatang.
"Setelah pementasannya selesai, dengar tepuk tangan penonton tuh rasanya puas sih," pungkas Akbar menutup pembicaraan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....